Menu

Mode Gelap
Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara

Nunukan

Deteksi Dini Narkoba Dalam Lapas Nunukan, Anjing Pelacak K-9 Dilibatkan Dalam Razia Kamar Tahanan

badge-check


					Anjing pelacak K9 dilibatkan dalam razia barang terlarang dan deteksi dini narkoba dalam Lapas, Perbesar

Anjing pelacak K9 dilibatkan dalam razia barang terlarang dan deteksi dini narkoba dalam Lapas,

NUNUKAN, infoSTI – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan, Kalimantan Utara, bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dan Petugas Bea Cukai, merazia kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dalam upaya deteksi dini narkoba dalam Lapas.

Kalapas Nunukan, Puang Dirham, mengatakan, razia yang dilakukan secara menyeluruh di semua blok hunian para tahanan ini, menggunakan anjing pelacak (K-9) milik Bea Cukai Nunukan.

‘’Kami melibatkan anjing pelacak K-9, untuk membantu jalannya razia dalam mengantisipasi adanya barang terlarang seperti Narkotika,’’ ujarnya, dikonfirmasi, Jumat (21/3/2025).

Para WBP diminta keluar dan berbaris menghadap dinding untuk menjalani penggeledahan dari petugas.

Anjing pelacak, juga ikut mengendus seluruh bagian kamar tahanan.

Tidak ditemukan adanya narkoba dalam razia gabungan ini.

Petugas hanya mendapati korek api gas, sendok, gunting, serta barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan di dalam Lapas.

‘’Razia menyeluruh kamar hunian WBP,  merupakan bagian dari program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang terus dijalankan secara berkelanjutan,’’ tegasnya.

Ia berharap 1.314 penghuni Lapas Nunukan saat ini, dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat tanpa terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkoba. Razia ini terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini,” kata Puang Dirham.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara