Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Pemda Nunukan dan BTNKM, Perkuat Sinergi Kelestarian Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan Hasil Reses DPRD Selalu Menjadi Prioritas Dalam Akselerasi Pembangunan Fisik dan SDM Sekda Nunukan Beri Penjelasan Rinci Turunnya Pendapatan Daerah Kepada Fraksi Gerindera Mekanisme Mutasi Pejabat Diprotes Fraksi Demokrat, Begini Penjelasan Pemkab Nunukan Penjelasan Pemkab Nunukan Terhadap Sorotan Tajam Alokasi Beasiswa Untuk Mahasiswa Oleh Fraksi Demokrat Kekurangan Nakes Tak Boleh Jadi Masalah Abadi Pemkab Nunukan, Sekda Jelaskan Kebijakan Afirmatif

Hukrim

Merasa Dijebak Dengan VCS dan Diperas Ratusan Juta, Seorang Kades di Nunukan Lapor Polisi

badge-check


					Merasa Dijebak Dengan VCS dan Diperas Ratusan Juta, Seorang Kades di Nunukan Lapor Polisi Perbesar

NUNUKAN, infoSTI – Seorang Kepala Desa di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, dijebak dengan adanya Video Call Seks (VCS), dari nomor tak dikenal.

Pelaku, bahkan mengancam akan segera memviralkan video tersebut, jika si Kades tidak mentransfer uang Rp 300 juta.

“Laporan kami terima semalam. Jadi ada Kades yang dijebak dengan sebuah VCS yang dia sendiri mengaku tidak melakukan hal tersebut,” ujar Kapolsek Sebatik Timur, AKP Wisnu Bramantyo, dihubungi Kamis (13/3/2025).

Peristiwa tersebut, terjadi ketika si Kades mengangkat panggilan video call dari nomor tak dikenalnya.

Saat diangkat, hanya terlihat layar gelap, dan tidak ada komunikasi yang terjadi.

Iapun menutup panggilan tersebut.

“Nomor tersebut mengirim video dengan visual orang onani dengan tampilan nomor Hp Pak Kades,” imbuh Wisnu.

“Pak Kades dimintai uang Rp 300 juta. Kalau tidak, videonya disebar,” kata Wisnu.

Merasa tak melakukan hal tersebut, Kades berinisiatif melapor ke polisi.

“Masyarakat untuk lebih waspada dengan kejahatan dunia maya. Kalau mengalami kejadian tersebut, segera melapor untuk ditindaklanjuti,” kata Wisnu.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim