Menu ✖

Mode Gelap
Ular King Kobra Sepanjang 3 Meter Masuk Pekarangan Rumah Eks Bupati Nunukan, Ditangkap Petugas Damkar Setelah Dua Jam Polisi Gagalkan Penyelundupan 30 CPMI Ilegal ke Malaysia, Dua Pelaku Diamankan Operasi Patuh Kayan 2026, Polres Nunukan Kedepankan Penindakan Preemtif dan Preventif Kisah Perjuangan Nurazima, Mahasiswi Poltek Nunukan yang Ingin Mengubah Nasib : Keterbatasan Keluarga Bukan Akhir Cita Cita Hadiri Paripurna HUT 14 Tahun Kaltara, Muhammad Amin : Kesederhanaan dan Empati di Tengah Kabut Asap yang Melanda Hadiri Pelantikan IWSS Nunukan Periode 2026 – 2031, Irwan Sabri Berpesan Untuk Terus Menjaga Keharmonisan dan Kerukunan Etnis

Nunukan

Ular King Kobra Sepanjang 3 Meter Masuk Pekarangan Rumah Eks Bupati Nunukan, Ditangkap Petugas Damkar Setelah Dua Jam

badge-check


					Petugas Damkar saat menangkap ular King Kobra sepanjang 3 meter yang masuk pekarangan rumah eks Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid. Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Petugas Damkar saat menangkap ular King Kobra sepanjang 3 meter yang masuk pekarangan rumah eks Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid. Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Nunukan, Kalimantan Utara, berhasil mengeluarkan ular jenis king kobra sepanjang 3 meter, yang masuk pekarangan rumah eks Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid, di Jalan Antasari Baru, RT 10, Kelurahan Selisun, Nunukan Selatan, Senin (26/10/2026).

Hewan berdarah dingin tersebut, terlihat masuk dalam parit atau saluran pembuangan air yang tertutup besi di pekarangan rumah mantan orang nomor satu di Nunukan tersebut.

‘’Kita mendapat laporan keberadaan ular king kobra dari Bapak Justinus yang merupakan penjaga rumah Ibu Laura,’’ ujar Komandan pleton Disdamkar Nunukan Sektor Selatan, Nasruddin, melalui pesan tertulis.

Dari penuturan Justinus, ia melihat seekor ular masuk ke dalam parit pembuangan di pekarangan rumah, saat duduk sendirian di areal parkiran mobil.

Melihat ukuran ular yang cukup panjang dan jenis melata dengan bisa mematikan, iapun segera menghubungi petugas Damkar.

Upaya mengeluarkan ular itupun bukan sesuatu yang mudah. Petugas Damkar mengalami kesulitan karena ular bersembunyi dalam pipa pembuangan berpenutup besi yang ditanam.

Proses evakuasi ular jenis King Kobra, bahkan memakan waktu sekitar dua jam.

‘’Kita sempat lakukan upaya lain dengan melakukan penyemprotan air ke dalam pipa, tapi ular kobra bergeming tetap berdiam diri dalam pipa,’’ tuturnya.

Kembali gagal mengeluarkan ular, petugas akhirnya mencoba cara lain dengan menuang bensin ke saluran pipa pembuangan.

‘’Ternyata cara itu ampuh, ularpun bergerak ke arah ujung atau luar pipa. Petugas langsung bersiap siaga dengan stik penjepit ular. Kita jepit ularnya dan kita amankan,’’ imbuhnya.

Nasrudin mengimbau warga agar selalu waspada dan berhati-hati bila bertemu dengan hewan melata, khususnya King Kobra. Terlebih saat ini masuk musim penghujan.

‘’Bila memerlukan bantuan, segera hubungi petugas,” kata Nasrudin.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan