NUNUKAN, infoSTI – Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (PERBAFI) Nunukan, menggelar body kontes sebagai salah satu perlombaan memeriahkan HUT Nunukan 27 Tahun, Minggu (11/10/2026) malam.
Belasan atlet kelas Jeans Model dan Mens Fitness ditampilkan dalam kompetisi, dengan tujuan melihat kesiapan atlet serta mengasah mental mereka saat tampil di even sesungguhnya.
‘’Kita sengaja gelar pertandingan untuk mematangkan persiapan para atlet menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2026,’’ ujar Ketua PERBAFI Nunukan, Mukhlis.
Ajang pertandingan di Paras Perbatasan yang digelar, merupakan salah satu usaha untuk warming up atau memanaskan mesin, menghadapi sengitnya persaingan di Porprov Kaltara.
Ia menegaskan, sebagai cabang olahraga yang berfokus pada pembentukan otot dan estetika fisik, persiapan menuju PORPROV memerlukan kedisiplinan tinggi dan strategi khusus yang meliputi beberapa aspek utama.
‘’Kita mencoba mempersiapkan atlet lewat pembinaan dan pembibitan untuk tujuan regenerasi. Sejauh ini, atlet Nunukan menunjukkan performa positif dalam latihan, dan memberikan optimisme bisa meraih hasil terbaik di PORPROV 2026,’’ katanya lagi.
PERBAFI Nunukan, mengundang tiga juri untuk menilai Body Contest tersebut, masing masing, Agusti Rahmana, dari Kota Tarakan, Kurniawan dari Nunukan dan Fadlan Dede dari Tanjung Selor.
Hasil pertandingan mencatatkan juara di kelas Mens Jeans Model, yaitu Khamid asal Pulau Sebatik, sebagai juara 1, lalu juara 2 diraih Dedy asal Tarakan, dan juara 3 diraih Samsul Alam, dari Nunukan.
Pada kategori Mens Fitness, juara pertama diraih Suparman dari Nunukan, juara kedua Jumalik dari Nunukan dan juara 3, Rajawali dari Pulau Sebatik.
Mukhlis menegaskan, PERBAFI Nunukan, tentu menggandeng PBFI dalam urusan latihan dan regenerasi atlet. Sinergy dan kerja sama antar Cabor ataupun Inorga ini akan berdampak pada kematangan dan kekompakan dalam menggenjot performa atlet Gym dan Fitness Nunukan.
Ia memberikan catatan bagi para penggiat Gym dan Fitness di Nunukan,
- Latihan Intensif dan Terprogram: Para atlet menjalani fase latihan berat (bulking dan cutting) secara konsisten untuk memaksimalkan ukuran, simetri, dan definisi otot di gym.
- Manajemen Nutrisi dan Diet Ketat: Memasuki masa menjelang pertandingan (peak performance), asupan nutrisi diatur secara presisi dengan memprioritaskan makanan tinggi protein, rendah lemak, serta manipulasi asupan air untuk mempertajam definisi otot saat di atas panggung.
- Evaluasi Berkala dan Simulasi: Pengurus di tingkat kabupaten/kota umumnya mengadakan evaluasi atau uji coba rutin (misalnya sebulan sekali) guna memantau perkembangan fisik atlet.
- Pemetaan Kategori Tanding: Atlet dipersiapkan untuk turun di berbagai nomor spesifik, seperti Binaraga (Bodybuilding), Men’s Fitness, Men’s Sport Physique, Men’s Athletic Physique, hingga kategori putri seperti Women’s Fitness/Physique.
‘’Dengan persiapan yang matang, kita optimis atlet atlet gym Nunukan dapat membawa pulang medali dan mengharumkan nama daerah di kancah olahraga provinsi,’’ tegasnya.









