Menu

Mode Gelap
Gigi Palsu Copot dan Masuk Saluran Pipa Pembuangan Air, Lansia di Nunukan Minta Tolong Petugas Damkar Ujaran Kebencian di Medsos Picu Amarah Suku Dayak, Polisi Galakkan Patroli Cyber Untuk Mencari Pelaku DPRD Nunukan Mengingatkan Penyaluran Beasiswa Harapan Energi Baru Harus Adil dan Merata Sosialisasikan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak, Said Hasan Ajak Masyarakat Berani Speak Up Sosialisasikan Perda Anti Narkoba, Tri Wahyuni : Hindari Godaan dan Tekanan Teman Sebaya Pasokan BBM ke Nunukan Sempat Terhenti Akibat Cuaca Buruk, Bensin Sempat Dibanderol Rp 40.000/Liter

Nunukan

Gigi Palsu Copot dan Masuk Saluran Pipa Pembuangan Air, Lansia di Nunukan Minta Tolong Petugas Damkar

badge-check


					Petugas Damkar menunjukkan gigi palsu Ibu Samsiah (61) yang jatuh dan masuk pipa saluran pembuangan air kotor. Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Petugas Damkar menunjukkan gigi palsu Ibu Samsiah (61) yang jatuh dan masuk pipa saluran pembuangan air kotor. Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) sering menerima permintaan bantuan di luar tupoksi (tugas pokok dan fungsi) pemadaman api, bahkan yang terdengar nyeleneh atau di luar nalar sekalipun.

Hal ini juga terjadi di Nunukan, Kaltara. Petugas Damkar sering menerima telfon warga yang meminta tolong untuk melepas cincin yang tersangkut, menangkap hewan liar sampai diminta menjadi pengusir hantu.

Terbaru, petugas Damkar Nunukan menerima permohonan untuk membantu mengambil gigi palsu yang copot dan masuk dalam saluran pipa pembuangan air kamar mandi.

Petugas Damkar Nunukan, Suharman menuturkan, telfon yang ia terima dari Samsiah (61), warga Jalan Pangeran Antasari, RT 21, Nunukan Tengah, sedikit menggelikan.

‘’Kita diminta mencarikan gigi palsu ibu Lansia yang terlepas dan masuk ke dalam saluran pembuangan air kotor di rumahnya,’’ tutur Suharman, Jumat (7/8/2026).

Sebenarnya, ibu Samsiah sudah berusaha sendiri untuk mengambil gigi palsu miliknya yang jatuh ke wastafel dan akhirnya masuk ke dalam pipa pembuangan.

Tapi usahanya gagal karena pipa pembuangan itu lumayan panjang dan sempit.

‘’Jadi dalam kondisi panik karena gigi palsu kesayangannya hilang, beliau akhirnya memberanikan diri menghubungi pemadam kebakaran meminta bantuan dan pertolongan,’’ imbuh Suharman.

Mendengar laporan tersebut, Suharman dan beberapa rekan lain segera menuju rumah Samsiah.

Petugas kemudian mengamati wastafel dan menelusuri sejauh mana kira kira gigi palsu masuk pipa dan terbawa air.

‘’Sekitar sepuluh menit proses pencarian, akhirnya gigi palsu berhasil ditemukan. Giginya tersangkut di bagian ujung pipa,’’ tuturnya.

Dengan antusias, petugas lalu menunjukkan hasil temuan tersebut demi mengembalikan senyum Ibu Samsiah.

Suharman mengatakan, gigi palsu atau tiruan yang terjatuh di pembuangan, adalah gigi model GTSL (Gigi Tiruan Sebagian Lepasan).

Dengan senyum sumringah, Samsiah langsung mengucapkan terima kasih kepada petugas rescue pemadam kebakaran.

“Lain kali, kalau membersihkan gigi palsunya hati-hati ya bu,” pesan Suharman.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan