Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Pemda Nunukan dan BTNKM, Perkuat Sinergi Kelestarian Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan Hasil Reses DPRD Selalu Menjadi Prioritas Dalam Akselerasi Pembangunan Fisik dan SDM Sekda Nunukan Beri Penjelasan Rinci Turunnya Pendapatan Daerah Kepada Fraksi Gerindera Mekanisme Mutasi Pejabat Diprotes Fraksi Demokrat, Begini Penjelasan Pemkab Nunukan Penjelasan Pemkab Nunukan Terhadap Sorotan Tajam Alokasi Beasiswa Untuk Mahasiswa Oleh Fraksi Demokrat Kekurangan Nakes Tak Boleh Jadi Masalah Abadi Pemkab Nunukan, Sekda Jelaskan Kebijakan Afirmatif

Advertorial

Monitoring Sejumlah Program Pembangunan di Malinau, DPRD Kaltara Beri Catatan Untuk Gedung SMA dan SLB

badge-check


					Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2025, Pdt. Robenson Tadem, melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Malinau. Dok.DPRD Kaltara. Perbesar

Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2025, Pdt. Robenson Tadem, melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Malinau. Dok.DPRD Kaltara.

MALINAU, infoSTI – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2025, Pdt. Robenson Tadem, melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Malinau.

Sasaran peninjauan meliputi fasilitas pendidikan di SMA Negeri 1 Malinau, Sekolah Luar Biasa (SLB) Malinau, jalan tembus Gang Ambo dan Gang Tenguyun, serta pembangunan drainase di Gang Lunuk.

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pembangunan berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Robenson mengatakan, beberapa sarana dan prasarana di SMAN 1 Malinau masih perlu mendapatkan perhatian lebih, guna mendukung optimalisasi kegiatan belajar mengajar.

Selain itu, kondisi bangunan yang ada juga dinilai perlu menjadi perhatian untuk peningkatan kualitas dan kenyamanan lingkungan sekolah.

“Harapannya, Dinas Pendidikan dapat memberikan perhatian lebih, termasuk mempertimbangkan peningkatan maupun pembangunan gedung yang lebih representatif sebagai sarana belajar mengajar,” ujarnya.

Untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) Malinau, ia menyoroti fasilitas selasar atau pelindung panas di area tengah sekolah yang dinilai perlu mendapatkan perhatian untuk peningkatan fungsi dan kenyamanan bagi para siswa.

Robenson kembali menegaskan, monitoring merupakan bagian dari tugas Pansus LKPJ DPRD Provinsi Kalimantan Utara dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah selama tahun anggaran 2025.

‘’Kita ingin mendorong peningkatan kualitas pembangunan di daerah,’’ kata Robenson.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial