NUNUKAN, infoSTI – Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri, memguraikan capaian kinerja pemerintahan era IRAMA (Irwan – Hermanus) dalam Program 17 arah baru menuju perubahan dalam Rapat Paripurna LKPJ Bupati Nunukan 2025 di Gedung DPRD Nunukan, Jumat (27/3/2026).
- Air bersih
Pada sector ketersediaan air bersih di seluruh wilayah, Pemerintah Kabupaten Nunukan telah merealisasikan pembangunan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) dengan kapasitas 20 liter/detik di dua lokasi dengan realisasi 100 persen.
‘’Optimalisasi sistem penyediaan air minum dengan target jaringan perpipaan dua unit dan jaringan non perpipaan tiga unit, realisasi seratus persen,’’ ujar Irwan Sabri.
- Penambangan Embung
Saat ini, pembebasan lahan Embung Lapri telah selesai secara administrasi, namun realisasi ganti rugi masih berproses dan akan dilanjutkan pada tahun 2026.
- Listrik
Pada sector pemenuhan energi listrik, upaya difokuskan melalui pengembangan PLTS, meliputi rencana SHS (Solar Home System), revitalisasi PLTS komunal, serta pembangunan PLTS Sebakis melalui APBN.
Sebagian program masih dalam tahap perencanaan dan akan dilanjutkan pada tahun 2026, dengan dukungan kepastian tata ruang melalui Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR).
‘’Pemerintah Kabupaten Nunukan telah merealisasikan pembangunan PLTS Komunal 13 unit di Krayan Tengah,’’ ujarnya lagi.
- Infrastruktur jalan
Program 100 kilometer jalan tani per tahun, Pemkab Nunukan telah merealisasikan jalan tani sepanjang 142,6 Km dari target 142,6 Km atau sudah terealisasi 100 persen.
Program pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan penghubung kecamatan dan desa sepanjang 50 Km juga menunjukkan capaian yang optimal.
Sebagian besar kegiatan mencapai atau melampaui target dimana target tahun 2025 adalah 46 Km dengan realisasi mencapai 46.36 Km.
- Alat berat tiap kecamatan
‘’Program 1 kecamatan 1 unit alat berat, Pemkab Nunukan telah melakukan pengadaan 5 unit excavator dan akan segera diserahterimakan ke wilayah Kecamatan Krayan pada triwulan II Tahun 2026,’’ lanjutnya.
- Hunian layak
Untuk program 200 rumah layak huni per tahun dengan penganggaran 25 juta/unit, Pemkab Nunukan telah membangun 232 unit, sehingga secara langsung meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
- Seragam sekolah gratis
Untuk seragam sekolah gratis untuk peserta didik SD dan SMP di tahun pertama, juga telah terealisasi 100 persen.
- 1000 beasiswa pertahun
Pada program 1.000 beasiswa bagi siswa dan mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu setiap tahun, realisasi penerima beasiswa mencapai 1.148 orang dari target 1.126 orang dengan capaian 107%.
- Internet
Untuk program 1 sekolah 1 starlink, yang tidak terjangkau jaringan internet juga sudah mencapai 100 persen.
Dengan rincian 72 SD dan 17 SMP di pelosok terpencil, sehingga mendukung pemerataan akses internet dan transformasi digital pendidikan di wilayah terpencil.
- Penguatan layanan RS
Pemkab Nunukan melakukan penguatan fungsi dan manajemen RSUD dan RS Pratama.
Dalam proses peningkatan sarana prasarana dan penyusunan regulasi, Pemkab Nunukan telah menjadikan status RSUD Pratama menjadi rumah sakit type D.
- Pemenuhan dokter spesialis
Selain itu, Pemkab Nunukan juga telah melakukan rekruitmen 11 dokter spesialis.
‘’Kita tempatkan enam dokter di RSUD Pratama Sebuku, dan lima dokter di RSUD Pratama Sebatik,’’ urainya.
Langkah lain, Pemkab Nunukan juga telah meneken kerja sama dengan perguruan tinggi, demi menjamin ketersediaan dan peningkatan kapasitas tenaga medis.
- Pertanian
Pemkab Nunukan telah membagikan bantuan bibit dan pupuk kepada petani, serta menyalurkan alat mekanisasi pertanian secara gratis.
Seluruh program telah terealisasi 100% dengan realisasi anggaran yang efektif, sehingga mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
- Kampung Hortikultura
Untuk program Kampung Pertanian Hortikultura dan Palawija berbasis kewilayahan, capaian target juga telah 100 persen.
- Rumput laut
Pemkab Nunukan berupaya menjaga stabilitas rumput laut melalui peraturan daerah.
Dukungan kegiatan untuk menjaga stabilitas harga rumput laut, dilakukan melalui pembangunan rumah ikat bibit rumput laut dan pengadaaan sarana budi daya rumput laut.
‘’Untuk mendorong daya saing rumput laut, pemerintah daerah menfasilitasi ekspor perdana sekitar 60 ton ke Korea Selatan, dan menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Perusda Nusa Serambi Persada,’’ lanjutnya.
- Bantuan nelayan
Memberikan bantuan alat tangkap dan mesin kepada nelayan, serta mendorong Kampung Budidaya Perikanan.
‘’Penyediaan alat tangkap, mesin, dan perahu telah terealisasi 100 persen, sehingga meningkatkan kapasitas dan produktivitas nelayan,’’ katanya lagi.
- UMKM dan KUR
Peningkatan keterampilan pelaku UMKM melalui pelatihan dan sosialisasi melampaui target hingga lebih dari 300%.
Sementara program subsidi KUR (Kredit Usaha Rakyat), akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.
- Satu desa satu program unggulan
Pemkab Nunukan melakukan penguatan BUMDes. Dengan pembinaan BUMDes dan fasilitasi kawasan perdesaan, Pemda Nunukan terus mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi desa.
‘’Untuk tahun 2025, target 20 desa telah terealisasi 100 persen,’’ kata Irwan Sabri.










