TARAKAN, infoSTI – Anggota DPRD Kalimantan Utara, Rismanto, melakukan kunjungan dan audiens dengan pihak managemen PT Pertamina Kota Tarakan, untuk memastikan distribusi BBM ke Kabupaten Nunukan, lancar menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Sebagaimana diketahui, pasokan BBM ke Kabupaten Nunukan yang merupakan perbatasan RI – Malaysia ini, kerap tersendat. Entah itu ketika cuaca buruk yang mempengaruhi jadwal pelayaran kapal tanki, atau persoalan tekhnis seperti kapal dokking dan lainnya.
“Saya ingin memperjelas skema bisnis Pertamina. Kita di Nunukan ada fenomena APMS yang hanya buka beberapa hari dalam seminggu,” ujar Rismanto, dihubungi Kamis (5/3/2026).
Sampai hari ini, fenomena masyarakat sering kehabisan stok BBM, jam operasional SPBU, hingga masyarakat berebut kuota dengan penjual BBM eceran, masih menjadi masalah yang belum terurai.
Menimbang sejumlah persoalan tersebut, Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) inipun meminta PT Pertamina memberikan kuota yang cukup, apalagi Nunukan merupakan wilayah perbatasan negara.
‘’Dan masalah pengawasan juga sangat dibutuhkan. Banyak kasus BBM dicampur air, distribusi kurang merata dan hak nelayan yang belum tercukupi, kami berharap Pertamina ikut andil dalam solusi kelangkaan BBM yang sering terjadi khususnya di Kabupaten Nunukan,’’ kata Rismanto.
Ia menegaskan, seabreg persoalan BBM di Nunukan, menyebabkan antrean panjang, menghambat mobilitas, dan meningkatkan biaya transportasi, yang berdampak langsung pada penurunan pendapatan pekerja harian.
Baik itu terhadap pelaku ojek daring, supir Angkot, serta memicu kenaikan harga kebutuhan pokok (inflasi).
Yang jelas, situasi kelangkaan BBM di Nunukan, selalu berimbas kelumpuhan aktivitas produktif, berisiko merusak iklim investasi, dan berpotensi meningkatkan angka kemiskinan di tingkat masyarakat
‘’Pertamina adalah nyawa bagi roda penggerak ekonomi. Keberadaan BBM sangat dibutuhkan. Puluhan kali pengiriman BBM lancar akan tidak ada artinya ketika satu kali pengiriman mengalami keterlambatan,’’ katanya.
‘’Mohon terkait kuota atau keterlambatan pengirimanan bagi masyarakat di Nunukan supaya lebih diperhatikan,” imbuhnya.
Jawaban Pertamina
Merespon permasalahan yang dikemukakan Rismanto, Manager Operasional Distribusi LC PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan, Hariosoma Pangestu, memastikan stok BBM untuk wilayah Kaltara sangat aman.
“Stok BBM untuk kota Tarakan dan wilayah lainnya di Kaltara tercukupi. Pertamina juga sudah melakukan pengetatan pengawasan langsung dilapangan,” ujarnya.
Selain itu, PT Pertamina Tarakan telah menambah kuota BBM untuk ketersedian jelang lebaran Idul Fitri.
Ia mengimbau masyarakat tidak perlu kuatir karena ketersedian BBM subsidi dan non subsidi tercukupi untuk tiga minggu kedepan.
“Memang kita akui pernah keterlambatan terjadi distribusi BBM ke Nunukan. Tapi persoalan itu karena kapal pengangkut dalam perbaikan,” jelas Hariosoma
Hariosoma juga mengapresiasi kunjungan Rismanto yang menguraikan persoalan Nunukan.
‘’Semua saran dan aspirasi yang disampaikan anggota DPRD Kaltara, akan menjadi perhatian dan evaluasi demi perbaikan pelayanan,” kata dia.











