Menu

Mode Gelap
Polemik PBI BPJS Non Aktif, Dinkes Nunukan Imbau Pasien Melapor ke Puskesmas Untuk Reaktifasi Tak Kuat Menanjak, Mobil Pikap Bermuatan Penuh Sembako Masuk Sungai di Areal Kuburan Cina Nunukan Imbas Viral Kepsek Vs Guru Agama di Pulau Sebatik, Jabatan Kepala Sekolah Dikembalikan ke Guru Fungsional Jam Kerja ASN di Bulan Ramadhan 2026, BKPSDM Nunukan Masih Menunggu Surat Edaran Hasil Panen Durian ‘Badui’ di Krayan Melimpah, Tak Bisa Dijual dan Hanya Untuk Pakan Babi Ketika Puluhan Truk Mengepung Gedung DPRD Nunukan, Buntut Larangan Aktifitas Bongkar Muat di Dermaga Tradisional

Kaltara

Tak Kuat Menanjak, Mobil Pikap Bermuatan Penuh Sembako Masuk Sungai di Areal Kuburan Cina Nunukan

badge-check


					mobil pikap pengangkut Sembako yang masuk sungai di tanjakan setelah kuburan cina Nunukan. Polisi mengatakan mobil over kapasitas sehingga tak kuat melewati tanjakan. Dok.Polres Nunukan. Perbesar

mobil pikap pengangkut Sembako yang masuk sungai di tanjakan setelah kuburan cina Nunukan. Polisi mengatakan mobil over kapasitas sehingga tak kuat melewati tanjakan. Dok.Polres Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah mobil pikap terperosok masuk sungai akibat gagal menanjak di jalur tanjakan setelah Kuburan Cina, arah menuju RSUD Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (13/2/2026) malam.

Insiden tersebut, sempat menjadi tontonan warga. Beruntung, dua orang dalam mobil pikap, tak mengalami luka parah.

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan mengatakan, kejadian laka lantas tersebut, terjadi sekitar pukul 19.50 wita.

‘’Sebuah mobil pikap bermuatan penuh Sembako, gagal menanjak akibat kelebihan muatan. Mobil akhirnya mundur lalu masuk sungai,’’ ujar Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, dihubungi Sabtu (14/2/2026).

Ada dua orang yang menaiki mobil pikap jenis Suzuki warna hitam dengan Nomor Polisi KT 8264 EQ tersebut.

Masing masing, Mozakir (23) warga Jalan Gajah Mada, RT 22, Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat, Kota Tarakan.

Dan Fatmawati Jumri (19), warga Jalan Pasar Sentral RT 10, Nunukan Utara.

‘’Pengemudi mobil pikap, Mozakir tidak mengalami luka, namun mengalami trauma sehingga saat ini masih dirawat di rumah sakit. Penumpang Fatmawati Jumri, tidak mengalami luka,’’ jelas Sunarwan.

Peristiwa kecelakaan tunggal tersebut, terjadi saat mobil pikap dengan muatan Sembako, melaju dari arah Jalan Pembangunan hendak menuju Jalan Sei Fatimah.

Saat melewati tanjakan setelah melewati Kuburan Cina, mobil tak kuat menanjak, sehingga terus mundur hingga masuk sungai yang ada di pinggir jalan.

Pengemudi mobil sempat pingsan dan dilarikan ke RSUD Nunukan, akibat kecelakaan tersebut.

‘’Kesimpulannya, mobil pikap tersebut kelebihan muatan, sehingga mengalami out off control,’’ kata Sunarwan.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara