NUNUKAN, infoSTI – Dua nelayan, warga Jalan Lingkar, Nunukan, Kalimantan Utara, Amir (53) dan Pandi (30), yang dilaporkan hilang akibat perahunya terbalik dihantam ombak, Senin (12/1/2026) malam, ditemukan selamat dalam operasi pencarian Tim SAR Gabungan.
‘’Amir dan Pandi, ditemukan selamat pada koordinat 4° 1’12.55″N 117°35’24.09″E dengan Radius ± 1,37 Nm dari LKP untuk selanjutnya dievakuasi ke rumah korban,’’ ujar Kasi Operasi Kantor SAR Tarakan, Dede Hariana, melalui pesan tertulis, Selasa (13/1/2026).
Misi pencarian akhirnya selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Sebelumnya diberitakan, sebuah kapal kayu/Long Boat bermuatan penuh rumput laut, dilaporkan terbalik dihantam ombak, di Muara Sungai Sei Banjar, Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (12/1/2026) malam.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Kota Tarakan, Dede Hariana menuturkan, Long Boat tersebut, terbalik saat kembali dari memanen rumput laut, tak jauh dari lokasi kecelakaan.
‘’Kecelakaan Kapal Longboat terbalik saat memanen rumput laut di depan Muara Sei Banjar, Nunukan Barat,’’ ujarnya melalui pesan tertulis.
Terdapat 3 orang laki laki dalam perahu kayu tersebut, masing masing, Dayang (60), Amir (53) dan Pandi (30). Ketiganya merupakan warga Jalan Lingkar, Nunukan.
Peristiwa kecelakaan Long Boat, dilaporkan istri korban selamat, Dayang, bernama Ibu Salma, pada sekitar pukul 19.15 wita.
Dalam laporan disebutkan, perahu yang sarat muatan rumput laut tersebut, terbalik di sekitaran Sungai Pattukul, pada koordinat 4° 2’7.07″N 117°34’22.05″E Heading 235.07°, atau berjarak 1 jam dari Kantor SAR Nunukan.
‘’Pak Dayang selamat, sementara dua orang lain dalam pencarian,’’ ujar Dede.







