Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Kaltara

Riuh Masyarakat Keluhkan BBM Kosong di Nunukan, Seluruh APMS dan Penjual BBM Eceran Tutup

badge-check


					APMS di Nunukan tutup karena kehabisan stok BBM. Saat ini terjadi kelangkaan BBM di Nunukan dan menjadi keluhan masyarakat. Kelangkaan dipengaruhi pembaharuan administrasi perizinan kapal dan bongkar muat, serta adanya sebagian kapal suplay yang docking untuk perawatan rutin tahunan. Perbesar

APMS di Nunukan tutup karena kehabisan stok BBM. Saat ini terjadi kelangkaan BBM di Nunukan dan menjadi keluhan masyarakat. Kelangkaan dipengaruhi pembaharuan administrasi perizinan kapal dan bongkar muat, serta adanya sebagian kapal suplay yang docking untuk perawatan rutin tahunan.

NUNUKAN, infoSTI – Masyarakat perbatasan RI – Malaysia di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara sedang riuh dengan kosongnya stok BBM di wilayah tersebut.

Hampir seluruh Media Sosial dan status mereka mengeluhkan keadaan ini, terutama bagi masyarakat yang memiliki pekerjaan sebagai ojek online, juga nelayan.

‘’Kosong BBM, susah sekali dapat. Saya dari pagi putar putar, kosong semua, biar di penjual botolan,’’ ujar salah satu warga Nunukan, Ahmad Albar, Jumat (9/1/2025).

Kelangkaan ini, menjadi celah dan kesempatan bagi para penjual BBM eceran/botolan untuk menaikkan harga.

Apalagi, dari 3 APMS (Agen Penyalur Minyak dan Solar) di Nunukan, semua tutup karena nihil stock.

‘’Ada saya dapat di gang gang kecil. Tapi yang biasanya seliter Rp 12.000 sampai Rp 13.000, sekarang Rp 15.000 per botolnya,’’ tutur warga Nunukan lain, Budi.

Merespon kondisi ini, Bupati Nunukan, Irwan Sabri, menjelaskan, keterlambatan pasokan BBM karena adanya kapal suplay dari Kota Tarakan yang docking, dan sebagian harus memperpanjang perizinan dan pengurusan bongkar muat.

‘’Suplay ada, hanya saja kondisi kapal pengangkut BBM ini harus mengurus ulang izinnya. Kan masuk tahun baru, jadi ada pembaharuan administrasi,’’ jelasnya.

‘’Alasan lain, karena ada juga yang docking untuk perawatan kapal tahunan,’’ imbuhnya.

Irwan Sabri, meminta masyarakat Nunukan, khususnya para penjual BBM tidak melakukan penimbunan karena kondisi ini hanya sementara.

Tidak elok memanfaatkan situasi, dan mengeruk keuntungan dalam kondisi saudara lain sedang kesusahan.

‘’Mohon masyarakat sabar, karena saat ini kapal suplay sudah dalam perjalanan ke Nunukan. Jangan juga terjadi penimbunan BBM, jangan memanfaatkan kesusahan saudara kita. Mohon empatinya, kita semua saudara,’’ imbaunya.

Irwan juga meminta maaf atas keadaan yang terjadi.

‘’Mohon maaf atas kejadian ini. Stock BBM akan mulai normal paling lambat hari Minggu besok,’’ tutupnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara