Menu

Mode Gelap
Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H Hendak Kirim Paket Hemat Narkoba ke Nunukan, Pria Ini Digerebek Polisi di Dermaga Speed Boat Sebatik Pengawasan Internal, Para Perwira Polres Nunukan Lakukan Tes Urine

Advertorial

Ikuti Klasifikasi Atlet Disabilitas, NPCI Bulungan Tegaskan Atletnya Sudah Siap Tempur

badge-check


					Sejumlah atlet disabilitas Kaltara yang ikut klasifikasi di Kota Tarakan, Sabtu (20/12/2025). Dok.NPCI Kaltara. Perbesar

Sejumlah atlet disabilitas Kaltara yang ikut klasifikasi di Kota Tarakan, Sabtu (20/12/2025). Dok.NPCI Kaltara.

TARAKAN, infoSTI – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Utara, menggelar klasifikasi atlet disabilitas di Kota Tarakan, Sabtu (20/12/2025).

Ketua NPCI Kabupaten Bulungan, Marten mengatakan, agenda ini bertujuan memetakan kategori atlet sebagai basis pembinaan menuju berbagai ajang paralimpik mendatang.

‘’Proses klasifikasi, menetapkan kelas tanding atlet berdasarkan jenis serta tingkat disabilitas mereka,’’ ujarnya.

Pada kegiatan ini, NPCI ingin memastikan para atlet memenuhi syarat untuk berlaga di kejuaraan resmi, baik tingkat provinsi maupun nasional.

‘’Klasifikasi atlet juga menjamin keadilan bagi setiap peserta di arena laga,’’ imbuhnya.

Ia melanjutkan, NPCI Kabupaten Bulungan, telah menggembleng talenta terbaik dari berbagai cabang olahraga paralimpik.

Mereka merampungkan pendataan atlet, melengkapi dokumen administrasi, serta memperkuat fisik dan mental sebelum menjalani klasifikasi.

Marten menambahkan, langkah NPCI Kalimantan Utara dalam menyeragamkan pendataan ini, perlu diapresiasi.

Bagaimanapun, langkah klasifikasi, merupakan tahapan penting sebagai dasar utama untuk menentukan kelas tanding yang tepat bagi para atlet.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Harapannya, sistem mencatat seluruh atlet Bulungan secara akurat sebagai modal menghadapi kejuaraan mendatang,” kata Marten.

Dengan persiapan matang, NPCI Kabupaten Bulungan optimistis melewati proses ini dengan lancar.

Momentum ini sekaligus menjadi cara pengurus memotivasi para atlet agar terus berprestasi.

‘’Kami berkomitmen memberi ruang seluas-luasnya bagi atlet disabilitas untuk berkembang dan mengharumkan nama daerah,’’ tegasnya.

Untuk diketahui, NPCI Kalimantan Utara menargetkan ketersediaan pangkalan data atlet disabilitas yang terintegrasi di seluruh wilayah.

Strategi ini mempermudah peningkatan kualitas pembinaan atlet paralimpik di tingkat daerah.

Seluruh pengurus NPCI tingkat kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara, mengikuti rangkaian kegiatan ini.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial