Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Advertorial

Dinas ESDM Kaltara, Jelaskan Proyeksi Program Kaltara Terang di Perbatasan

badge-check


					Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meningkatkan fokus pada percepatan akses listrik di daerah terpencil melalui program ‘Kaltara Terang’, khususnya di kawasan perbatasan yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan layanan energi. Dok.ESDM Kaltara. Perbesar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meningkatkan fokus pada percepatan akses listrik di daerah terpencil melalui program ‘Kaltara Terang’, khususnya di kawasan perbatasan yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan layanan energi. Dok.ESDM Kaltara.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meningkatkan fokus pada percepatan akses listrik di daerah terpencil melalui program ‘Kaltara Terang’, khususnya di kawasan perbatasan yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan layanan energi.

Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM Kaltara, Azis, menegaskan, program ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk mempercepat pemerataan listrik bagi masyarakat yang tinggal di wilayah paling terluar.

“Program Kaltara Terang di perbatasan adalah bentuk komitmen langsung pemerintah untuk menghadirkan penerangan yang layak bagi seluruh warga,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Tahun 2026 akan difokuskan untuk persiapan, termasuk penyusunan dokumen teknis dan perhitungan kebutuhan anggaran sebelum proyek besar dijalankan.

Selain mendorong program pusat, pemerintah provinsi juga tengah memperkuat arah kebijakan energi daerah melalui penyusunan Revisi RuED sebagai acuan perencanaan energi jangka panjang.

Bagi Azis, langkah percepatan program penerangan menjadi kebutuhan mendesak mengingat masih banyak desa yang belum mendapatkan akses listrik.

“Prioritas kami jelas, menghadirkan listrik bagi setiap desa, terutama di daerah yang selama ini tertinggal dari sisi akses energi,” tegasnya.

Azis menyampaikan bahwa Kaltara telah ditetapkan sebagai salah satu wilayah prioritas pemerintah pusat dalam program penerangan nasional.

Namun, pelaksanaan fisik diproyeksikan dimulai tahun 2027.

“Sesuai informasi dari kementerian, Kaltara masuk prioritas, tetapi kegiatan fisiknya baru berjalan pada 2027,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial