Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

Dinas ESDM Kaltara Gandeng KNPI Untuk Implementasikan Program Kaltara Terang, Dorong Kemajuan Ekonomi Masyarakat Wilayah 3T

badge-check


					Kadis ESDM Kaltara, Yoshua Batara Payangan. Dok.ESDM Kaltara. Perbesar

Kadis ESDM Kaltara, Yoshua Batara Payangan. Dok.ESDM Kaltara.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara, berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltara, untuk implementasi Program Kaltara Terang.

Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan mengatakan kolaborasi dengan elemen masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan listrik, akan mempercepat perekonomian masyarakat khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

“Program Kaltara Terang, mendorong produktifitas masyarakat melalui penyediaan listrik,’’ ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Selain pemasangan jaringan listrik, Dinas ESDM bersama KNPI juga sekaligus memberikan pelatihan UMKM, agar masyarakat dapat mengembangkan sumber daya yang mereka miliki.

Terbaru, Dinas ESDM Kaltara bersama DPD KNPI Kaltara memberikan bantuan listrik dan mesin jahit untuk pengembangan UMKM masyarakat di Desa Linsayung, Kecamatan Lubis Ogong, Kabupaten Nunukan.

Desa Linsayung sendiri berada di tepian Sungai Sembakung dan masih menghadapi keterbatasan dalam akses energi listrik.

Akses satu-satunya adalah menggunakan moda transportasi air dengan arus jeram yang deras.

Kondisi ini menggambarkan sulitnya distribusi pembangunan infrastruktur di pedalaman dan perbatasan negara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial