BULUNGAN, infoSTI – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kalimantan Utara (Kaltara), menggelar seminar kewirausahaan di Hotel Grand Pangeran Khar, Tanjung Selor, Jumat (5/12/2025).
Mewakili Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Yosua Batara Payangan membuka kegiatan KNPI Kaltara yang diikuti pengurus dan pemuda Kaltara.
Yoshua menyampaikan dukungan Gubernur Kaltara untuk pembangunan pemuda.
Ia berharap pemuda juga bisa mengembangkan potensi mereka khususnya dalam pengembangan UMKM di Kalimantan Utara.
‘’Pemuda perlu menjadi agen perubahan yang juga memberikan sumbangsih melalui unit usaha kewirausahaan,” ujarnya.
Yosua meminta para Pemuda KNPI mampu menciptakan wira usaha baru dengan ide kreatif dan solusi inovatif.
Sebagai aktifis, pemuda KNPI harus membekali diri dengan keterampilan dan pengetahuan agar mampu bersaing.
KNPI juga wajib membangun kemandirian, keberanian mengambil resiko dan tanggung jawab sejak dini.
‘’Sampai kemudian, lahir pemuda yang mampu membuka peluang kerja bagi diri sendiri dan orang lain, dan mengurangi pengangguran. Pemuda menjadi generasi unggul yang memiliki andil sebagai penggerak ekonomi lokal dan nasional,’’ kata Yosua.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kaltara, Niko Ruru, menegaskan, bahwa KNPI digembleng untuk melahirkan pemuda pemudi mandiri secara ekonomi.
Hal ini juga menjadi bagian visi besar Ketua Umum DPP KNPI, Ryano Panjaitan, yang juga seorang activistpreneur.
Lebih jauh, Niko juga menegaskan polemik dualism kepengurusan KNPI yang selama ini menjadi sorotan.
”KNPI itu hanya satu, tidak ada duanya. Visi besar kami sekarang adalah melahirkan pemuda-pemuda mandiri secara ekonomi,” tegas Niko Ruru.







