TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Utara mencatat masih ada 115 desa di Kaltara yang hingga saat ini belum berlistrik.
Kepala Dinas ESDM Kaltara, Yosua Batara Payangan mengatakan, ia mencatat, saat ini baru 81,95 persen desa di Kaltara yang sudah berlistrik.
‘’Masih ada 115 desa atau 18,05 persen lagi yang belum berlistrik,” ujar Yosua, Selasa (2/12/2025).
Kendati demikian, lanjut Yosua, jika dibandingkan dengan kondisi tahun 2020, angka ini sudah mengalami kenaikan.
Pada Tahun 2020, jumlah desa berlistrik di Kaltara, baru 68,88 persen.
“Target kita layanan listrik 100 persen di Kaltara itu di tahun 2030,” kata Yosua.
Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Kaltara akan melakukan kolaborasi dengan sejumlah pihak terkait.
Sementara itu, untuk kebutuhan anggaran, Yosua mengatakan,hal itu tergantung pembangkit yang digunakan.
Jika menggunakan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro), itu biaya yang dibutuhkan besar.
Namun kalau memakai perluasan jaringan, itu tidak terlalu menelan biaya besar karena tinggal bangun jaringan.
‘’Saya sudah melakukan roadshow sampai ke Kementerian dan ke PLN,’’ kata dia.







