Menu

Mode Gelap
SLB Nunukan Masih Kekurangan Guru, Fasilitas Gedung Masih Butuh Banyak Perbaikan DPRD Nunukan Minta Penanganan Banjir Pulau Sebatik Jadi Prioritas Perjuangan Petugas PLN Mengirim BBM ke PLTD Krayan, Berkubang Lumpur Dalam, Tidur di Hutan Berhari Hari Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau  

Advertorial

Tri Wahyuni Salurkan 300 Karung Pupuk Untuk Puluhan Petani Kelapa Sawit di Sebuku

badge-check


					Anggota DPRD Nunukan, Tri Wahyuni memberikan bantuan 300 karung pupuk untuk petani kelapa sawit di Sebuku. Dok.Tri Wahyuni. Perbesar

Anggota DPRD Nunukan, Tri Wahyuni memberikan bantuan 300 karung pupuk untuk petani kelapa sawit di Sebuku. Dok.Tri Wahyuni.

NUNUKAN, infoSTI – Anggota DRPD Nunukan, Tri Wahyuni, menyalurkan bantuan 300 karung pupuk kepada petani kelapa sawit, di Kecamatan Sebuku.

Yuyun mengatakan, bantuan tersebut, menjadi salah satu upaya untuk mendukung kesejahteraan petani.

‘’Di Kecamatan Sebuku, petani kelapa sawit memiliki peran sentral. Mereka kita dorong untuk mandiri, salah satunya dengan mensupport mereka dengan pemberian pupuk demi hasil panen lebih banyak,’’ ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Yuyun mengatakan, pemerintah daerah melalui DPRD akan terus mencoba untuk mendorong peningkatan hasil produksi masyarakat dan terus turut andil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan mengembangkan potensi yang ada.

Meski belum menyeluruh, bantuan 300 pupuk tersebut, setidaknya menunjukkan kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakatnya.

Yuyun menegaskan, menjadikan masyarakat mandiri, dibutuhkan banyak tangan, banyak fikiran dan aksi kepedulian yang benar benar dirasakan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Dengan adanya dukungan dan komitmen bersama, diharapkan pemberian bantuan pupuk ini dapat terus berlanjut, dan bisa merata untuk semua,’’ imbuhnya.

Kabupaten Nunukan, memang memiliki kendala dalam pemenuhan pupuk bagi petani. Hal ini juga harus menjadi pemikiran bersama, agar masyarakat petani tak perlu mengeluhkan ketersediaan pupuk yang berimbas pada kualitas hasil panen dan kemerosotan ekonomi.

‘’Di Sebuku, mayoritas masyarakat memang berkebun sawit dan bekerja di kepala sawit. Jadi salah satu dukungan kita adalah memastikan ketersediaan pupuk, dan membantu mereka memperoleh pupuk dengan mudah. Salah satunya memberikan bantuan pupuk,’’ tutup Yuyun.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial