TARAKAN, infoSTI – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, menuntaskan finalisasi Desain Olahraga Daerah (DOD), pada agenda Focus Grup Discussion (FGD) yang digelar di Hotel Galaxy, Kota Tarakan, Senin (29/10/2025).
Untuk diketahui, DOD merupakan dokumen strategis/cetak biru yang akan menjadi panduan prestasi atlet hingga 2045.
Secara garis besar, DOD ini akan menjadi program kerja utama bidang olahraga Kaltara.
Ini adalah road map terstruktur, yang mencakup rencana ambisius selama dua dekade, mulai dari 2025 hingga 2045, untuk mencetak atlet dan membangun infrastruktur olahraga yang unggul.
FGD, dihadiri oleh perwakilan Dispora dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltara, bersama dengan pimpinan KONI, KORMI, dan NPCI.
Mereka bersama-sama menyelaraskan visi besar olahraga daerah.
Dispora Kaltara bahkan mendatangkan tenaga ahli dari Yogyakarta, yakni Prof. Dr. Muhammad Hamid Anwar, M.Phil dan Dr. Herka Maya Jatmika, M.Pd, untuk memandu pembahasan draf final.
Dua perwakilan dari NPCI Kaltara, masing masing, Roby Wahyudi dan Hamim, turut serta untuk memastikan finalisasi DOD bersifat inklusif dan mengakomodasi kebutuhan atlet disabilitas.
“Kami bukan hanya peserta. Kami hadir untuk memastikan masa depan olahraga Kaltara benar-benar inklusif,’’ ujar Roby Wahyudi.
Draf DOD yang difinalisasi dalam pertemuan ini merupakan hasil kerja keras yang sudah melalui audiensi bersama Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara.
Artinya, dokumen ini telah mendapatkan validasi dan persetujuan politik di tingkat legislatif.
‘’DOD harus mengunci komitmen pembinaan atlet disabilitas, agar program ini tidak hanya jadi rencana di atas kertas,” tegas Roby.
Setelah tuntas dibahas, Desain Olahraga Daerah Kaltara akan segera disahkan dan memiliki kekuatan hukum melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Kalimantan Utara.
Pengesahan ini penting untuk menjamin keberlanjutan program, terlepas dari pergantian kepemimpinan daerah.
Finalisasi DOD adalah langkah strategis pertama dalam mewujudkan ekosistem olahraga yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan.
Dengan adanya DOD, Kaltara kini memegang kompas yang jelas, untuk menuju puncak prestasi.
Kaltara memiliki target menjadi kekuatan baru di kancah olahraga nasional hingga 2045.







