Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

Tim Kemenkeu Monitoring Pemanfaatan Dana Transfer Pusat untuk Pembangunan Pulau Sebatik

badge-check


					Direktorat Dana Transfer Umum (Dit. DTU) Jack Subarja beserta rombongan dari Kementrian Keuangan, melakukan monitoring pembangunan di Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltara, Selasa (4/11/2025). Dok.Prokopim. Perbesar

Direktorat Dana Transfer Umum (Dit. DTU) Jack Subarja beserta rombongan dari Kementrian Keuangan, melakukan monitoring pembangunan di Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltara, Selasa (4/11/2025). Dok.Prokopim.

NUNUKAN, infoSTI – Direktorat Dana Transfer Umum (Dit. DTU) Jack Subarja beserta rombongan dari Kementrian Keuangan, melakukan monitoring pembangunan di Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltara, Selasa (4/11/2025).

Agenda ini, menindaklanjuti perintah Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang meminta ada peninjauan lapangan untuk implementasi dana transfer ke daerah.

Apakah implementasinya tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, atau tidak.

Monitoring, mencakup aliran DAU di bidang kesehatan, serta memastikan efektivitas penggunaan dana Treasury Deposit Facility (TDF) yang dimiliki oleh Pemda.

Tim, meninjau perbaikan/rehab Puskesmas Sei Taiwan, rekonstruksi jalan menuju Embung Lapri, rekonstruksi jalan Puskesmas Lallesalo serta rekuntruksi jalan Kampung Tellang, Poros Lama dan Poros Baru.

“Setelah kami turun langsung ke lapangan, kita melihat ternyata memang dana tersebut sangat memberikan manfaat kepada masyarakat luas,’’ ujar Jack Subarja.

Ia menegaskan, kunjungan langsung ini, memberikan gambaran jelas, bahwa dana-dana tersebut masih sangat dibutuhkan oleh daerah.

Anggaran DAU maupun TDF, sangat mendukung pembangunan dan lebih mendorong peningkatan layanan public, seperti Puskesmas, Rumah Sakit serta infrastruktur daerah lainnya.

Jack bahkan menambahkan catatan, kebutuhan ambulan air yang menurutnya cukup prioritas. Catatan tersebut, akan ia sampaikan ke Menkeu untuk menjadi prioritas.

‘’Semoga dana-dana yang dikirim ke daerah dipergunakan sesuai dengan peruntukkan, untuk pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,’’ kata Jack.

Turut mendampingi monitoring, Asisten Administrasi Umum, Tenaga Ahli Program SKALA, perwakilan BPKAD Nunukan, Kaban Bapenda Nunukan, Kadis Kesehatan Nunukan, dan Dinas PUPR Nunukan.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial