Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

Makna Bakar Ikan di Perayaan HUT 29 Desa Tanjung Karang, Menghidupkan Budaya Gotong Royong di Perbatasan RI – Malaysia

badge-check


					Desa Tanjung Karang, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, merayakan HUT 29 dengan cara bakar bakar ikan di Pantai Batu Lamampu, Minggu (2/11/2025). Dok.Prokopim. Perbesar

Desa Tanjung Karang, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, merayakan HUT 29 dengan cara bakar bakar ikan di Pantai Batu Lamampu, Minggu (2/11/2025). Dok.Prokopim.

NUNUKAN, infoSTI – Desa Tanjung Karang, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, merayakan HUT 29 dengan cara bakar bakar ikan di Pantai Batu Lamampu, Minggu (2/11/2025).

Pada acara yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Abdul Munir,.ST.,M.AP ini, Kepala Desa Tanjung Karang, Faisal, menyiapkan 150 Kg ikan dari tangkapan nelayan, yang disebarkan pada sejumlah titik pembakaran jamuan di pesisir pantai.

‘’Bakar bakar ikan ini menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan antara  masyarakat Sebatik, khususnya Desa Tanjung Karang,’’ ujar Faisal.

Pantai Batu Lamampu, cukup dikenal karena adanya batu besar di tengah laut yang dianggap keramat oleh sebagian masyarakat setempat.

Menurut kepercayaan, batu ini memiliki kekuatan magis yang dapat mengabulkan permintaan jika seseorang melepaskan ikatan dari batu tersebut dan mengadakan syukuran setelahnya.

Terlepas dari asal usul Batu Lamampu, bakar bakar ikan sepanjang pantai memiliki tujuan agar masyarakat bahu membahu, bergotong royong dan sama sama menikmati hasil dari manisnya kebersamaan.

‘’Itu kenapa kita rayakan HUT 29 Desa Tanjung Karang dengan HUT 26 Kabupaten Nunukan. Sinergytas dan kebersamaan yang mau kita tonjolkan. Kita berupaya menghidupkan tradisi gotong royong di tengah masyarakat,’’ kata Faisal lagi.

Mewakili Bupati Nunukan, Irwan Sabri, Abdul Munir, mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-29 Desa Tanjung Karang.

‘’Semoga dengan bertambahnya usia, desa ini semakin maju dan sejahtera dalam berbagai aspek. Dan tentunya harus selalu bersinergi dengan pemerintah daerah,’’ katanya.

Abdul Munir juga mengajak masyarakat Desa Tanjung Karang untuk saling menjaga kerukunan dan kekompakan.

‘’Apapun kegiatan kalau kita laksanakan dengan gotong royong, yang sulit akan menjadi mudah, yang berat akan menjadi ringan,’’imbuhnya.

Hadir acara tersebut, Para Camat Se- Pulau Sebatik, Forkopimcam, Ketua TP2D kabupaten Nunukan, UPTD Dinas pendidikan Kalimantan Utara,Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial