Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

Sarpras Puskesmas dan Koneksi Jaringan Internet di Nunukan Selatan Masih Menjadi Keluhan Masyarakat

badge-check


					Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Hj. Leppa, menggelar reses perdana masa persidangan III tahun 2024–2025, di Sassini Café, Kamis (30/10/2025). Dok.Sekretariat DPRD Nunukan.
Perbesar

Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Hj. Leppa, menggelar reses perdana masa persidangan III tahun 2024–2025, di Sassini Café, Kamis (30/10/2025). Dok.Sekretariat DPRD Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Hj. Rachma Leppa Hafid, menggelar reses perdana masa persidangan III tahun 2024–2025, di Sassini Café, Kamis (30/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan prioritas di sector kesehatan, infrastruktur jalan, PJU hingga kendala internet.

Di sector kesehatan, masyarakat meminta peningkatan pelayanan dan sarana prasarana di Puskesmas Sedadap.
Masyarakat mengharapkan adanya penambahan ruang bersalin, penyediaan mobil ambulans tambahan, serta kemudahan dalam kepesertaan BPJS Kesehatan bagi warga berpenghasilan minim.

Sektor infrastruktur jalan, masyarakat meminta perbaikan jalan, terutama di kawasan Jalan Antasari.

Sejumlah titik lokasi jalan yang rusak, membahayakan pengguna jalan dan perlu segera mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Apalagi, wilayah yang menjadi sorotan tersebut, sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Warga juga meminta pemasangan lampu jalan dari Antasari hingga pertigaan jalan dari bandara Nunukan, guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan aktivitas masyarakat pada malam hari.

Kondisi internet yang buruk, dinilai menghambat proses pembelajaran siswa dan perlu mendapat perhatian dari pihak terkait agar layanan digital di bidang pendidikan dapat berjalan optimal.

Ketua DPRD Nunukan, Hj. Leppa, menyampaikan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti dan dimasukkan ke dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Nunukan, tahun 2026.

“Kami akan perjuangkan agar usulan ini bisa direalisasikan pada tahun 2027 melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan OPD terkait,” ujarnya.

Hj. Leppa menegaskan, penjaringan aspirasi masyarakat melalui reses, merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan sesuai kebutuhan warga.

“Kami berharap masyarakat terus berpartisipasi aktif menyampaikan masukan agar kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada kepentingan bersama,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial