Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

Bupati Nunukan Launching SOA Barang Untuk Krayan, Gunakan Maskapai Smart Air, Sekali Terbang Angkut 1,2 Ton Sembako

badge-check


					Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri, melaunching program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) untuk kebutuhan pokok bagi wilayah dataran tinggi Krayan, Senin (20/10/2025). Perbesar

Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri, melaunching program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) untuk kebutuhan pokok bagi wilayah dataran tinggi Krayan, Senin (20/10/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri, melaunching program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) untuk kebutuhan pokok bagi wilayah dataran tinggi Krayan, Senin (20/10/2025).

“Sasaran kita adalah pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat untuk HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional). Jadi SOA barang via udara kita usahakan mengcover kebutuhan masyarakat di lima Kecamatan Krayan,” ujarnya saat diwawancara door stop di Bandara Nunukan.

SOA barang untuk dataran tinggi Krayan, dialokasikan sebesar Rp 1,39 miliar.

Maskapai Smart Air yang dikontrak, bakal terbang memuat Sembako dari Bandara Nunukan ke 3 bandara di Krayan. Masing masing,

  1. Bandara Long Bawan, Krayan Selatan, sebanyak 18 kali penerbangan dengan total pengiriman 21.600 Kg barang.
  2. Bandara Binuang, Krayan Tengah, sebanyak 600 Kg.
  3. Bandara Yuvai Semaring di Krayan Induk, sebanyak 600 Kg.

“Kita gunakan dua maskapai yang sama, tapi jenisnya beda. Ke Long Bawan menggunakan pesawat karavan, dengan kapasitas angkut 1,2 ton dalam satu kali penerbangan, sementara ke dua bandara lain, kita gunakan pesawat jenis Pilatus dengan kapasitas angkut lebih sedikit, menimbang kondisi bandara disana,” jelas Irwan Sabri.

Irwan mengatakan, volume dan alokasi anggaran SOA untuk tahun 2025, mengalami kenaikan dibanding 2024 yang dipatok sekitar Rp 940 juta.

Kenaikan terjadi karena Pemerintah Provinsi Kaltara yang bianya ikut menganggarkan SOA barang, kali ini tidak ikut mengcover anggaran.

“Provinsi memberikan SOA untuk penumpang pesawat. Untuk SOA barangnya murni APBD Nunukan,” jelasnya.

Untuk diketahui, dataran tinggi Krayan, merupakan wilayah terisolir di Kabupaten Nunukan, yang hanya bisa dijangkau menggunakan pesawat terbang.

Wilayah ini sangat dekat dengan Malaysia, sehingga tak jeran jika barang barang Malaysia di daerah ini cukup mudah ditemui.

Irwan mengatakan, dengan SOA barang ini, kebutuhan masyarakat Krayan jelang HBKN bisa dikatakan terpenuhi.

Apalagi selain Maskapai Smart Air yang dikontrak Pemda Nunukan, Pemerintah Pusat juga memberikan perhatian dengan program Jembara (Jembatan Udara) yang datang ke Krayan setiap pekan dengan muatan sekitar 4 ton dalam sekali flight.

Jembara untuk Krayan, telah berjalan sejak 8 Januari 2025.

Irwan menegaskan, tujuan dari SOA barang, adalah untuk pemerataan penyebaran barang-barang kebutuhan pokok masyarakat di daerah perbatasan, serta menjaga stabilitas harga.

“Semoga SOA udara bisa menghadirkan pemahaman masyarakat, bahwa pemerintah selalu hadir di tengah kesulitan mereka,” kata Irwan.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial