Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Kaltara

Panik Kemaluan Anaknya Terjepit Resleting Celana, Seorang Warga di Sebatik Lapor Damkar

badge-check


					Petugas Damkar di Sebatik berhasil menyelamatkan bocah 9 tahun yang kemaluannya terjepit resleting. Dok.Disdamkar. Perbesar

Petugas Damkar di Sebatik berhasil menyelamatkan bocah 9 tahun yang kemaluannya terjepit resleting. Dok.Disdamkar.

NUNUKAN, infoSTI – Bocah kelas 3 SD, warga Jalan Bhayangkara, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, meringis kessakitan karena kemaluannya terjepit resleting celana.

Ia mencoba meminta orang tuanya untuk melepaskan jepitan yang sangat menyakitkan tersebut, namun orang tua justru panik melihat ekspresi anaknya, sehingga buru buru melapor ke Damkar.

‘’Kami mendapat telfon warga yang meminta tolong agar menolong kasus anak anak yang kemaluannya terjepit resleting, kemarin sore,’’ ujar Danton Damkar Sebatik Timur, Dwi Subakti, melalui pesan tertulis, Jumat (17/10/2025).

Bocah berusia 9 tahun tersebut, terus meringis kesakitan sembari memegang erat resleting celana yang menjepit bagian paling vital miliknya.

Menurut cerita si bocah, ia terburu buru untuk pergi mengaji sepulang sekolah.

‘’Karena terburu buru, kemaluannya tersangkut resleting celana. Kemungkinan celana ia pakai sambil bergerak,’’ katanya lagi.

Petugas Damkar langsung mengambil tindakan. Dengan peralatan seadanya, petugas secara hati-hati mencoba melepas jepitan dan berusaha agar si anak tidak terluka.

‘’Tindakan pertolongan kita lakukan sekitar 20 menit. Alhamdulillah prses rescue berjalan lancar tanpa menimbulkan luka,’’ kata Dwi.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara