NUNUKAN, infoSTI – Anggota DPRD Nunukan dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Donal dan Karunia, menyalurkan bantuan Sembako kepada korban kebakaran di Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Minggu (14/09/2025).
Kebakaran, tidak hanya menghanguskan rumah dan toko, tetapi juga menghilangkan banyak harta benda warga.
Bantuan diserahkan langsung kepada warga terdampak untuk meringankan beban pasca musibah kebakaran hebat yang melanda Pasar Mansalong, Jalan Maramis RT 02, Kecamatan Lumbis.
Anggota Komisi I DPRD Nunukan, Donal mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian wakil rakyat terhadap masyarakat yang sedang ditimpa musibah.
‘’Kami Anggota DPRD Nunukan asal Dapil IV, tidak hanya hadir dalam rapat, namun juga turun langsung ketika warga membutuhkan,” ujar Donal, Selasa (17/10/2025).
Kebutuhan pokok merupakan hal mendesak yang harus dipenuhi warga setelah kehilangan tempat tinggal.
Menurutnya, distribusi sembako ini akan terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan.
‘’Solidaritas dan kepedulian semua pihak sangat penting dalam membantu warga Mansalong kembali menata kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan,’’ imbuh Donal.
Di saat yang sama, Anggota DPRD Nunukan, Karunia juga menyampaikan rasa duka mendalam atas bencana kebakaran yang menimpa masyarakat Lumbis.
Ia berdo’a agar semua warga terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
“Kami berharap warga tetap tabah dan bangkit kembali setelah musibah ini. Kami siap mengawal kebutuhan darurat masyarakat agar segera tertangani,” ujarnya.
Sebanyak 56 Kepala Keluarga (KK) di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, pedalaman Nunukan, harus kehilangan tempat tinggal setelah kebakaran hebat melanda pemukiman mereka pada Minggu (14/9/2025) dini hari.
Api yang berkobar sekitar pukul 03.00 Wita dengan cepat melumat puluhan bangunan, termasuk rumah dan asrama pelajar.
Akibat kejadian ini, ratusan warga kini mengungsi dan kegiatan belajar mengajar di sekolah terhenti.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Arief Budiman mengatakan, api yang berkobar pada dini hari tersebut, membakar habis 51 unit bangunan, yang rata-rata merupakan rumah non permanen.
Proses pemadaman juga dibantu oleh petugas Damkar Kabupaten Malinau.
Terdapat 3 unit Bangunan Asrama Pelajar, 48 unit Ruko yang terbakar dalam peristiwa kebakaran di Mansalong,” ujarnya, melalui rilis pers, Senin (15/9/2025).
Akibatnya, sekitar 56 KK kehilangan tempat tinggal. Lokasi kebakaran yang berada di areal pasar ini tepat berada di jantung Desa Mansalong.
Akibatnya, roda perekonomian setempat ikut terhambat. Selain itu, aktivitas kegiatan belajar mengajar di sekolah juga terhenti. Aliran listrik putus, sementara instalasi air bersih rusak.
“Nilai kerusakan fisik perumahan sebesar Rp. 19.278.000.000. Ini belum termasuk isi rumah dan fasilitas umum yang ikut terdampak,” kata Arief.







