Menu

Mode Gelap
Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara

Advertorial

Dorong Pengembangan UMKM, Pemkab Nunukan Warning Pelaku Usaha Jauhi Pinjol

badge-check


					Sosialisasi akses permodalan bagi Usaha Mikro di Pulau Nunukan di ruang serbaguna lantai V, Kantor Bupati Nunukan, Selasa (9/9/2025). Dok.Prokopim. Perbesar

Sosialisasi akses permodalan bagi Usaha Mikro di Pulau Nunukan di ruang serbaguna lantai V, Kantor Bupati Nunukan, Selasa (9/9/2025). Dok.Prokopim.

NUNUKAN, infoSTI – Pemerintah Kabupaten Nunukan, menegaskan komitmennya mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar terus berkembang dan naik kelas.

UMKM adalah tulang punggung ekonomi lokal sekaligus sektor yang tangguh menghadapi krisis, termasuk pada 1998 dan pandemi COVID-19.

Untuk mendorong pertumbuhannya, pemerintah telah menyiapkan fasilitas pembiayaan berbunga rendah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun program lain.

‘’Selain membuka akses permodalan, pemerintah juga mengingatkan agar pelaku UMKM berhati-hati menggunakan pinjaman online,”ujar Asiten Perekonomian dan Pembangunan, Asmar, saat membuka sosialisasi akses permodalan bagi Usaha Mikro di Pulau Nunukan di ruang serbaguna lantai V, Kantor Bupati Nunukan, Selasa (9/9/2025).

”Segera mengurus legalitas usahanya melalui sistem OSS agar lebih mudah mendapatkan akses pembiayaan,’’ imbuhnya.

Dengan dukungan modal, diharapkan UMKM di Nunukan semakin berkembang, membuka lapangan kerja lebih banyak, dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) UMKM, Mardiana, menegaskan; pengembangan UMKM merupakan salah satu program prioritas Bupati Nunukan.

Sejumlah bantuan dan akses pelatihan terus diupayakan secara intens bagi para pelaku UMKM di lapangan.

‘’Perkembangan UMKM di Nunukan cukup terlihat pesat. Itu dapat dilihat dari semakin ramainya aktivitas pelaku usaha di berbagai titik, seperti alun-alun dan kawasan Jalan Lingkar,’’ kata dia.

Meski demikian, Mardiana menyebutkan masih ada tiga persoalan utama yang dihadapi UMKM di Nunukan.

Pertama, kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memerlukan dukungan pelatihan dan sosialisasi untuk menghasilkan produk yang inovatif dan berkualitas.

Kedua, keterbatasan akses pemasaran karena Nunukan merupakan daerah kepulauan.

Ketiga, terbatasnya akses pembiayaan atau permodalan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat memberikan pemahaman, sekaligus membuka peluang pembiayaan yang lebih luas bagi UMKM di lapangan,” harap Mardiana.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial