Menu

Mode Gelap
SLB Nunukan Masih Kekurangan Guru, Fasilitas Gedung Masih Butuh Banyak Perbaikan DPRD Nunukan Minta Penanganan Banjir Pulau Sebatik Jadi Prioritas Perjuangan Petugas PLN Mengirim BBM ke PLTD Krayan, Berkubang Lumpur Dalam, Tidur di Hutan Berhari Hari Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau  

Advertorial

10 Sekolah di Nunukan Mendapatkan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata

badge-check


					Bupati Nunukan, Irwan Sabri bersama Pejabat DLH dan Kepala Sekolah penerima Piagam Adiwiyata melakukan sesi foto bersama setelah penyerahan piagam. Dok.Prokopim. Perbesar

Bupati Nunukan, Irwan Sabri bersama Pejabat DLH dan Kepala Sekolah penerima Piagam Adiwiyata melakukan sesi foto bersama setelah penyerahan piagam. Dok.Prokopim.

NUNUKAN, infoSTI – Bupati Nunukan, Irwan Sabri, menyerahkan piagam penghargaan untuk 10 sekolah peraih Adiwiyata, Selasa (19/08/2025).

Untuk diketahui, Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang menerapkan hidup peduli lingkungan. Sekolah Adiwiyata bertujuan menyadarkan warga sekolah akan lingkungan sehingga dapat turut bertanggung jawab dalam penyelamatan lingkungan.

Adiwiyata adalah salah satu program Kementerian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka penerapan Kesepakatan Bersama antara Menteri Negara Lingkungan Hidup dengan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor: 03/MENLH/02/2010 dan Nomor :01/II/KB/2010.

Dari 19 sekolah di Kabupaten Nunukan yang masuk daftar penilaian, terdapat 10 sekolah yang dinilai paling layak mendapatkan Penghargaan Sekolah Adiwiyata. Masing masing,

  1. MTS AL- Ikhlas Nunukan.
  2. SMPN 1 Nunukan.
  3. SMPN 1 Tulin Onsoi.
  4. SDN 007 Nunukan.
  5. SDN 004 Nunukan.
  6. SDN 001 Nunukan Selatan.
  7. SDN 005 Nunukan Selatan.
  8. SDN 001 Sebatik Utara.
  9. SDN 003 Nunukan.
  10. SDN 002 Nunukan.

‘’Selamat kepada sekolah yang sudah mendapatkan penghargaan Adiwiyata. Semoga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,’’ ujarnya.

Sementara bagi sekolah yang belum mendapatkan penghargaan Adiwiyata, Irwan berharap supaya lebih memacu diri untuk bisa meraih penghargaan tersebut.

Dengan demikian, sekolah harus berbenah untuk memenuhi aspek penilaian sekolah Adiwiyata, dengan rumusan kategori sekolah bersih, fungsi sanitasi dan drainase.

Pengelolaan sampah yang baik, penanaman dan pemeliharaan pohon/ tanaman.

Konservasi air, konservasi energi dan inovasi terkait penerapan PRLH lainnya berdasarkan Identifikasi Potensi dan Masalah Lingkungan Hidup (IPMLH).

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial