Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Kaltara

Merahkan Laut Indonesia, KRI Ajak-653 Bagikan Bendera Kepada Nelayan di Perairan Karang Unarang

badge-check


					Prajurit TNI AL memasangkan bendera merah putih di sejumlah perahu nelayan di perairan tapal batas RI - Malaysia di Karang Unarang jelang HUT 80 RI. Dok.Penerangan LANAL Nunukan. Perbesar

Prajurit TNI AL memasangkan bendera merah putih di sejumlah perahu nelayan di perairan tapal batas RI - Malaysia di Karang Unarang jelang HUT 80 RI. Dok.Penerangan LANAL Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – KRI Ajak-653 dari Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II, menghampiri para nelayan yang melaut di sekitar perairan Karang Unarang, perbatasan RI – Malaysia.

Awak kapal, membagikan bendera merah putih, juga membagikan Sembako bagi para nelayan, sebagai bentuk perhatian dan menunjukkan Negara hadir hingga pelosok negeri.

‘’Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara hingga ke batas terdepan nusantara,’’ ujar Komandan KRI Ajak – 653 Letkol Laut (P) Daris Hardian, melalui pesan tertulis, Sabtu (16/8/2025).

Melalui pembagian bendera, prajurit KRI Ajak-653 berupaya menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat pesisir yang tinggal di wilayah perbatasan RI.

Bendera merah putih yang telah terbagi, langsung dipasang di kapal kapal nelayan.

Perairan Karang Unarang yang berada di perbatasan Indonesia – Malaysia inipun semarak dengan merah putih, menandai peringatan HUT – 80 RI.

‘’Masyarakat menyambut penuh antusias. Wajah-wajah gembira terlihat saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan di tengah laut, menjadi pengingat bahwa meski di ujung negeri, semangat kemerdekaan tetap menyala di hati rakyat,’’ katanya lagi.

Dijelaskan Daris, pembagian bendera dan aksi bhakti social yang dilakukan KRI Ajax -653, merupakan implementasi dari arahan Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya.

Prajurit TNI AL khususnya Koarmada II di wilayah perbatasan, wajib menanamkan rasa cinta tanah air kepada masyarakat melalui kegiatan yang membangkitkan semangat kebangsaan.

‘’Sehingga nilai-nilai perjuangan dan persatuan tetap terjaga dari generasi ke generasi,’’ urainya.

Untuk diketahui, KRI Ajak-653 dari Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II, melaksanakan Operasi Ambalat di bawah kendali operasi (BKO) Guspurla Koarmada II.

KRI Ajak-653 merupakan jenis Kapal Cepat Torpedo (KCT) yang bertugas sebagai elemen pemukul musuh.

Hal itu dapat dilakukan baik di permukaan maupun di bawah permukaan (anti submarine warfare), termasuk sebagai kapal pendeteksi anti-kapal selam.

KRI Ajak-653 memiliki panjang 58,1 meter, lebar 7,6 meter, dan draught 2,95 meter. Kapal ini memiliki bobot 445 ton pada beban penuh serta memiliki kecepatan maksimal 27 knot dengan daya jelajah 2.200 mil.

Selain itu, KRI Ajak-653 kini sudah dilengkapi dengan combat system buatan Len yang terintegrasi dengan senjata meriam 57 mm dan 40 mm. Kemudian radar navigasi, radar surveillance, sensor (electro-optical targeting system) EOTS, gyro vertical, speedlog, hingga sensor arah angin.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara