Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Kaltara

Anggaran Tak Turun Sejak Awal 2025, Listrik dan Air Kantor KONI Nunukan Diputus, Tak Lagi Miliki Kantor

badge-check


					Ketua KONI Nunukan, Samran Nur Alim menggelar jumpa pers menjelaskan lambannya anggaran turun, Sabtu (27/7/2025). Perbesar

Ketua KONI Nunukan, Samran Nur Alim menggelar jumpa pers menjelaskan lambannya anggaran turun, Sabtu (27/7/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Kegiatan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nunukan, Kalimantan Utara, mandeg sejak awal 2025.

Hal ini menjadi keresahan para atlet di perbatasan RI – Malaysia.

Sementara itu, kegiatan organisasi pengurus olahraga lain, seperti Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI), terus berjalan tanpa hambatan.

“Anggaran KONI Nunukan belum turun. Kami sudah menghadap Kadispora, Bupati juga DPRD, tapi entah kenapa anggaran tidak juga turun,” ujar Ketua KONI Nunukan, Samran Nur Alim, dalam jumpa pers, Sabtu (27/7/2025).

Lambatnya anggaran turun, tak hanya berimbas pada dukungan pelatihan atlet.

Bahkan PLN dan PDAM, memutus sambungan listrik dan aliran air bersih di kantor KONI Nunukan, di Stadion Sei Bilal, Nunukan Barat.

“Listrik dan air diputus, dan kami pindah kantor. Sementara pindah ke rumah pribadi saya. Ada aturan baru kalau KONI tak boleh berkantor di Stadion,” urai Samran.

Tak berhenti disitu, BPK RI juga mensosialisasikan aturan baru, dimana pengurus Organisasi Olahraga, tak boleh digaji dari keuangan negara.

“Kami ini sudah dipusingkan dengan anggaran yang tak turun turun. Kami sendiri juga punya masalah yang butuh solusi. Tapi intinya, ketika anggaran turun, kami akan langsung salurkan ke masing masing Cabor,” katanya lagi.

Saat ini, ada sekitar 30 lebih Cabor dibawah asuhan KONI Nunukan.

Nihilnya anggaran menjelang akhir tahun, betul betul menjadi kendala kegiatan dan proses pelatihan atlet.

Dipaparkan Samran, lambannya anggaran erat kaitannya dengan transisi Kepala Daerah.

Setelah Bupati Nunukan yang baru dilantik bulan April 2025, terjadi kebijakan efisiensi anggaran dan KONI Nunukan, lagi lagi menunggu klausul dan regulasi tersebut.

Memasuki Mei 2025, KONI Nunukan sudah mulai memaparkan rencana kerja, program, sampai pemberian reward.
Namun semua gerilya yang dilakukan KONI Nunukan, belum membuahkan hasil.

“Kita sudah prosentase semuanya, ke Kadispora, Bupati juga. Jadi kalau ditanya kenapa anggaran belum turun, itu juga yang kami tanyakan selama ini,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara