Menu

Mode Gelap
Ini Hasil 10 Hari yang Diminta Pemda Nunukan Saat Masyarakat Sebatik Mengancam Membuka Paksa Pintu Embung Lapri Awal Juli 2026 Prajurit Kodim 0911/Nunukan Padamkan Kebakaran di Rumah Seorang Security RSUD Nunukan Puluhan Tahun Jalanan Krayan Berkubang Lumpur, Janji Pembangunan Dari Pelosok Hanya Sebatas PHP Tertabrak Mobil Saat Belok ke Toko Sembako, Seorang Lansia Pengendara Motor di Pulau Sebatik Terpental Hingga Tewas SPMB di SDN 004 Nunukan, Pendaftar Membeludak Tapi Jatah Kuota Tak Terisi Penuh Belasan Tahun Menanti Uang Ganti Rugi, Warga Berharap Pemda Nunukan Tak Abaikan Potensi Konflik Sosial

Advertorial

Sambut Idul Yatama, Pemda Nunukan Serahkan Santunan Lebaran Untuk Yatim dan Penyandang Disabilitas

badge-check


					Penyerangan bantuan simbolis bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Idul Yatama, 10 Muharam 1447 H (Dok.Prokopim) Perbesar

Penyerangan bantuan simbolis bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Idul Yatama, 10 Muharam 1447 H (Dok.Prokopim)

NUNUKAN, infoSTI – Pemkab Nunukan, Kalimantan Utara, membagikan santunan untuk anak yatim dan penyandang disabilitas, dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Islam, Muharam 1447 Hijriah.

Untuk diketahui, Pemkab Nunukan selalu merayakan Idul Yatama (Lebaran bagi para yatim) setiap tanggal 10 Muharam pada kalender Hijriah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Nasional yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan tujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan memberikan perhatian kepada mereka, terutama di momen Lebaran Anak Yatim.

“Ini adalah momen penting bagi kita untuk berbagi kasih dan kepedulian kepada sesame. Khususnya kepada anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas,’’ ujar Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Abdul Munir, saat mewakili Bupati Nunukan menyerahkan bantuan secara simbolis, di Kantor Kemenag Nunukan, Jum’at, (4/7/2025)

Munir menegaskan, meski bantuan yang diserahkan tidak seberapa, tapi ini adalah wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk hadir di tengah masyarakat, meringankan beban, serta memberikan semangat baru bagi mereka.

Anak-anak yatim yang telah kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya serta saudara-saudara penyandang disabilitas, lanjut Munir, patut mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang lebih.

Mereka adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar Kabupaten Nunukan.

“Pemerintah Kabupaten Nunukan akan terus berupaya untuk memberikan perhatian lebih kepada anak yatim dan penyandang disabilitas. Berbagai program telah dan akan terus dilaksanakan mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi, tujuannya adalah agar mereka dapat hidup mandiri sejahtera dan memiliki masa depan yang lebih baik,” kata Munir.

Sebagai perwakilan pemerintah Kabupaten Nunukan, Munir menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua/wali anak yatim dan penyandang disabilitas atas kesabaran dan keteguhan hati dalam mendampingi mereka.

‘’Ucapan terima kasih juga kepada Kemenag Nunukan,  BAZNAS serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini,’’ kata dia.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nunukan, H. Muhammad Shaberah Jaelani, mengatakan Idul Yatama dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Ia menukil sebuah hadits tentang keutamaan bersedekah dan memberi bantuan kepada anak anak yatim.

‘’Barang siapa yang dekat dengan anak yatim maka nanti akan dekat dengan Rasulullah Muhammad, SAW,’’ kata Shaberah.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial