Menu

Mode Gelap
Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H Hendak Kirim Paket Hemat Narkoba ke Nunukan, Pria Ini Digerebek Polisi di Dermaga Speed Boat Sebatik Pengawasan Internal, Para Perwira Polres Nunukan Lakukan Tes Urine

Kaltara

Seorang Penumpang Kapal Tol Laut Terpeleset di Perairan Tanah Kuning Kaltara Saat Mengambil Sampah

badge-check


					Tim SAR kerahkan KN SAR Seta, untuk pencarian penumpang KM Sabuk Nusantara 89 yang jatuh di Perairan Tanah Kuning, Bulungan, Perbesar

Tim SAR kerahkan KN SAR Seta, untuk pencarian penumpang KM Sabuk Nusantara 89 yang jatuh di Perairan Tanah Kuning, Bulungan,

BULUNGAN, infoSTI – Seorang penumpang kapal tol laut, KM Sabuk Nusantara 89, Hasim (44), dilaporkan terjatuh di perairan Tanah Kuning, Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa (3/6/2025).

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Tarakan, Dede Hariana mengatakan, tim pencari telah diterjunkan ke lokasi jatuhnya korban.

‘’Laporan kami terima dari agen kapal bernama Mulyono, pada 3 Juni 2025, sekitar pukul 15.15 wita. Lokasi kejadian, perairan Kaltara, dengan koordinat 2°53′.55″N 118°10′.94″E, jarak tempuh kurang lebih 51 NM, atau sekitar 4 jam dari Kantor SAR Tarakan,’’ ujarnya, melalui pesan tertulis.

Dari laporan yang masuk ke Kantor SAR Tarakan, korban menaiki KM Sabuk Nusantara 89 dari Pelabuhan Tarakan, Kaltara, menuju Toli Toli, Sulawesi Tengah.

Kapal berangkat pada pukul 16.49 wita, pada Senin (2/6/2025).

‘’Pada pukul 23.00 wita, korban hendak mengambil sampah di lorong pintu pandu kapal sebelah kanan. Korban terpeleset dan jatuh ke laut,’’ tutur Dede.

Teman korban bernama Masri yang melihat kejadian tersebut, langsung melapor ke salah satu ABK kapal.

Si ABK kemudian berlari ke anjungan untuk memberitahu nakhoda.

‘’Nakhoda kapal langsung stop mesin guna melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian dilakukan sekitar tiga jam, namun korban tidak ditemukan,’’ kata Dede.

‘’Nahkoda menginformasikan kejadian ke KSOP Tarakan, dan diteruskan ke kantor SAR Tarakan,’’ imbuhnya.

Tim SAR menggunakan Kapal KN. SAR Seta untuk pencarian terhadap korban, dengan melibatkan personel Polairud Polda Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara