Menu

Mode Gelap
Ironi Perbatasan Negeri, Orang Sakit Ditandu Ramai Ramai Naik Turun Bukit, Dibawa ke Pustu Butuh Waktu 8 Jam Pemandangan Awal Masuk Sekolah di Pulau Sebatik, Sekolah Kebanjiran, Sejumlah Murid SD Dipanggul Masuk Sekolah Ini Hasil 10 Hari yang Diminta Pemda Nunukan Saat Masyarakat Sebatik Mengancam Membuka Paksa Pintu Embung Lapri Awal Juli 2026 Prajurit Kodim 0911/Nunukan Padamkan Kebakaran di Rumah Seorang Security RSUD Nunukan Puluhan Tahun Jalanan Krayan Berkubang Lumpur, Janji Pembangunan Dari Pelosok Hanya Sebatas PHP Tertabrak Mobil Saat Belok ke Toko Sembako, Seorang Lansia Pengendara Motor di Pulau Sebatik Terpental Hingga Tewas

Nunukan

Deteksi Dini Narkoba Dalam Lapas Nunukan, Anjing Pelacak K-9 Dilibatkan Dalam Razia Kamar Tahanan

badge-check


					Anjing pelacak K9 dilibatkan dalam razia barang terlarang dan deteksi dini narkoba dalam Lapas, Perbesar

Anjing pelacak K9 dilibatkan dalam razia barang terlarang dan deteksi dini narkoba dalam Lapas,

NUNUKAN, infoSTI – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan, Kalimantan Utara, bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dan Petugas Bea Cukai, merazia kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dalam upaya deteksi dini narkoba dalam Lapas.

Kalapas Nunukan, Puang Dirham, mengatakan, razia yang dilakukan secara menyeluruh di semua blok hunian para tahanan ini, menggunakan anjing pelacak (K-9) milik Bea Cukai Nunukan.

‘’Kami melibatkan anjing pelacak K-9, untuk membantu jalannya razia dalam mengantisipasi adanya barang terlarang seperti Narkotika,’’ ujarnya, dikonfirmasi, Jumat (21/3/2025).

Para WBP diminta keluar dan berbaris menghadap dinding untuk menjalani penggeledahan dari petugas.

Anjing pelacak, juga ikut mengendus seluruh bagian kamar tahanan.

Tidak ditemukan adanya narkoba dalam razia gabungan ini.

Petugas hanya mendapati korek api gas, sendok, gunting, serta barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan di dalam Lapas.

‘’Razia menyeluruh kamar hunian WBP,  merupakan bagian dari program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang terus dijalankan secara berkelanjutan,’’ tegasnya.

Ia berharap 1.314 penghuni Lapas Nunukan saat ini, dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat tanpa terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkoba. Razia ini terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini,” kata Puang Dirham.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara