Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Nunukan

Liburan Jelang Imlek di Perbatasan RI, Keberangkatan ke Malaysia Naik 120 Persen

badge-check


					Sejumlah kapal laut yang melayani rute pelayaran Nunukan - Malaysia di Pelabuhan Tunon Taka, Perbesar

Sejumlah kapal laut yang melayani rute pelayaran Nunukan - Malaysia di Pelabuhan Tunon Taka,

NUNUKAN, infoSTI – Jelang Liburan Tahun Baru Imlek 2025, terjadi peningkatan signifikan untuk keberangkatan pelayaran Nunukan, Kaltara ke Tawau, Malaysia.

“Hari libur panjang jelang Imlek, keberangkatan Ke Malaysia cukup signifikan. Bisa dikatakan 120 persen peningkatannya,” ujar Kepala Pos Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Zulfan Andrian Pratama, dihubungi, Minggu (27/1/2025).

Arus keberangkatan, mulai naik secara signifikan pada Jumat (25/1/2025).

Pos Imigrasi Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan mencatatkan 534 keberangkatan.

Peningkatan penumpang, kembali terjadi pada Sabtu (26/1/2025).

Tercatat keberangkatan penumpang menuju Tawau, sebanyak 782 orang.

“Puncaknya Jumat dan Sabtu kemarin. Keberangkatan biasa paling di angka 200 sampai 250 penumpang saja. Kali ini menjelang Imlek, bisa 3 kali lipat, bahkan lebih,” jelasnya.

Zulfan menjelaskan, wilayah Tawau, Malaysia menjadi destinasi liburan utama bagi warga perbatasan RI – Malaysia.

Faktor jarak dan biaya murah, menjadi pertimbangan tersendiri.

Untuk menuju Tawau, Malaysia, dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, kita hanya membayar Rp 350.000 dan hanya butuh sekitar 45 menit saja, untuk menyeberang.

“Saat Imlek, supermarket di Malaysia melakukan diskon besar besaran. Kuliner murah, dan destinasi wisata juga biasanya harganya lebih miring. Itu menjadi beberapa alasan masyarakat menyeberang ke Malaysia saat libur Imlek,” urai Zulfan.

Kepemilikan paspor warga Nunukan, juga tidak lepas dari alasan kunjungan ke Malaysia saat liburan.

“Kalau warga Nunukan hampir semua punya paspor. Jadi kalau dibanding ke daerah luar Kaltara yang tentunya butuh biaya lebih mahal, ke Malaysia adalah pilihan mayoritas warga perbatasan,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan