Menu

Mode Gelap
Pemkab Nunukan Alokasikan Rp 3 Miliar Untuk Kredit UMKM Tanpa Bunga Dengan Target Pengembalian Maksimal 2 Tahun Pasokan BBM untuk PLTD Terkendala Akses Jalan Rusak, Krayan Terancam Gelap Gulita Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara

Advertorial

Terima DIPA Dan TKD Tahun 2025, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang Dorong Percepatan Realisasi APBN

badge-check


					Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menerima DIPA dan Buku Daftar Alokasi TKD tahun 2025 dari Presiden RI Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Perbesar

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menerima DIPA dan Buku Daftar Alokasi TKD tahun 2025 dari Presiden RI Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta,

JAKARTA, infoSTI — Memasuki tahun pertama Kabinet Merah Putih, Presiden RI Prabowo Subianto menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2025, kepada kementerian, lembaga negara, dan kepala daerah, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., hadir langsung menerima DIPA dan Buku Daftar Alokasi TKD tahun 2025, yang nantinya akan digunakan untuk mendukung program-program pemerintah pusat di daerah.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan kondisi geopolitik dan geo-ekonomi dunia yang penuh ketidakpastian.

Bahkan, terdapat kecenderungan adanya perlambatan dalam pertumbuhan ekonomi pada negara-negara besar.

“APBN kita tahun 2025 dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas, keberlanjutan, dengan kehati-hatian. Kita punya cita-cita yang tinggi, tapi kita harus terus melakukan pengendalian ekonomi secara prudent, hati-hati, dan terencana dengan baik,” ujar Prabowo.

Prabowo mengajak seluruh jajaran pemerintah, baik di pusat dan daerah, untuk meningkatkan efisiensi dan penghematan di semua bidang.

Serta mengurangi pemborosan untuk menghadapi tantangan yang tidak menentu.

“Terutama para pemimpin daerah, harus ikut bersama dengan pemerintah pusat demi kepentingan rakyat. Kita harus jamin setiap rupiah uang rakyat sampai ke rakyat yang memerlukan,” tegas Prabowo.

Prabowo menambahkan, DIPA, digunakan sebagai acuan bagi para kuasa pengguna anggaran (KPA), dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan, sebagai bagian dari pelaksanaan.

Serta dijadikan dasar pengeluaran negara dan pencairan atas beban APBN, sekaligus menjadi dokumen pendukung kegiatan akuntansi pemerintahan.

Menindaklanjuti penyerahan DIPA dan TKD tersebut, Gubernur Zainal akan menyerahkan DIPA dan TKD di Provinsi Kaltara pada hari Kamis, 12 Desember 2024, sebagai komitmen Gubernur agar APBN dapat segera dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kaltara.

“Kita sudah jadwalkan untuk penyerahan DIPA dan TKD di Provinsi Kaltara tanggal 12 Desember 2024. Semakin cepat, semakin baik, agar manfaat APBN ini bisa lebih cepat dirasakan masyarakat Kaltara,” ujar Zainal.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial