Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

Pimpin Upacara Hari Guru 2024 di Nunukan, Zainal : Permasalahan dalam Pendidikan Diselesaikan Secara Restoratif Justice

badge-check


					Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, memimpin Upacara HUT Guru 2024 di SMKN 1 Nunukan, Perbesar

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, memimpin Upacara HUT Guru 2024 di SMKN 1 Nunukan,

NUNUKAN, infoSTI – Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, menjadi Inspektur Upacara Peringatam Hari Guru Nasional, di SMKN I Nunukan, Selasa (26/11/2024).

Di tengah guyuran hujan, upacara tetap berlangsung khidmat. Pada kesempatan tersebut, Zainal mengucapkan selamat Hari Guru bagi para pendidik yang ada diseluruh wilayah Kaltara, baik yang ada di pelosok perbatasan, hingga perkotaan.

Seperti tercantum dalam sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen), Zainal menyampaikan 3 makna dalam peringatan Hari Guru ini.

  1. Penegasan tentang arti dan kedudukan guru yang sesuai dengan Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor 14 Tahun 2005.
  2. Peran guru yang tidak hanya sebagai agen perubahan, tetapi sebagai agen peradaban.
  3. Guru sebagai penentu kualitas sumber daya manusia yang membangun generasi bangsa yang berjuang dan bertanggung jawab.

“Guru yang hebat menentukan kualitas pembelajaran, kualitas kelulusan, dan kualitas sumber daya manusia,” ujar Zainal.

Ia juga menyampaikan, sejalan dengan visi pendidikan yang bermutu, Kemendikdasmen berupaya meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru.

Kemendikdasmen juga berupaya memberikan jaminan keamanan para guru agar dapat bekerja dengan tenang, dan bebas dari intimidasi.

“Terkait dengan perlindungan guru, Kemendikdasmen akan menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Didalamnya, memuat kesepakatan agar permasalahan dalam pendidikan diselesaikan secara damai atau restoratif justice,” tutupnya.

Hadir mendampingi gubernur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara Drs. Teguh Henri Sutanto, M.Pd, Sekretaris Dikdisbud Kaltara Sudarsono, SE, M.Pd, para guru dan siswa/i Nunukan

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial