Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

DPK Kaltara Serukan Kebiasaan Membaca Buku Sebagai Kebutuhan dan Life Style

badge-check


					Kebiasaan membaca buku masih tetap relevan. Warga negara maju masih memilih buku sebagai bacaan di tengah gempuran gadget. Perbesar

Kebiasaan membaca buku masih tetap relevan. Warga negara maju masih memilih buku sebagai bacaan di tengah gempuran gadget.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih berwawasan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Utara, Ilham Zain, mengajak masyarakat untuk menjadikan membaca, sebagai kebutuhan dan gaya hidup sehari-hari.

Ia menegaskan, membaca adalah kunci untuk menambah ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan, yang pada akhirnya berdampak positif pada individu maupun masyarakat secara luas.

“Kita ingin masyarakat memahami bahwa membaca buku adalah investasi jangka panjang bagi diri sendiri. Dengan membaca, wawasan dan pengetahuan seseorang akan terus bertambah,” ujar Ilham, Selasa (26/11/2024).

Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung gerakan literasi, DPK terus menyediakan koleksi buku yang relevan dan menarik bagi berbagai kalangan. Selain itu, perpustakaan daerah menghadirkan fasilitas nyaman dan akses gratis untuk menarik minat pengunjung.

“Kami berkomitmen untuk terus memperbarui koleksi agar masyarakat tertarik datang. Selain itu, fasilitas perpustakaan juga kami tingkatkan supaya pengunjung merasa nyaman,” jelas Ilham.

Buku Fisik Tetap Diminati di Era Digital

Di tengah maraknya akses ke bahan bacaan digital, Ilham menyoroti pentingnya buku fisik yang tetap memiliki tempat khusus bagi pembaca.

Ia mencontohkan negara-negara maju, di mana masyarakatnya masih memilih membaca buku cetak, meskipun teknologi digital sangat berkembang.

“Membaca buku secara fisik memberikan pengalaman yang berbeda. Banyak masyarakat di negara maju tetap memprioritaskan membaca buku cetak di tengah kesibukan mereka,” katanya.

Perpustakaan Sebagai Tempat Favorit

Ilham berharap, melalui upaya ini, perpustakaan dapat menjadi tempat favorit masyarakat Kalimantan Utara.

Selain sebagai sarana menambah ilmu pengetahuan, membaca juga dianggap sebagai bentuk hiburan yang bermanfaat.

Dengan dukungan fasilitas yang semakin baik dan koleksi buku yang terus diperbarui, DPK Kaltara optimistis budaya membaca di Kalimantan Utara akan semakin berkembang.

“Mari jadikan perpustakaan sebagai tempat favorit. Selain menambah ilmu, membaca juga bisa menjadi hiburan yang bermanfaat,” tutupnya penuh harap.(ADV).

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial