Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Nunukan

9 Tahun Tidak Membuka Pendaftaran CPNS, Begini Alasan Pemkab Nunukan

badge-check


					9 Tahun Tidak Membuka Pendaftaran CPNS, Begini Alasan Pemkab Nunukan Perbesar

NUNUKAN, STI – Pemkab Nunukan, Kalimantan Utara, akhirnya kembali membuka pendaftaran CPNS, setelah 9 tahun lamanya menyetop kebijakan tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sura’i, menjelaskan, terakhir kali Pemkab Nunukan membuka pendaftaran CPNS adalah pada 2015 lalu.

‘’Kita sudah 9 tahun tidak membuka pendaftaran CPNS, dan akhirnya 2024, kita buka lagi pendaftaran tersebut,’’ ujar Sura’i, ditemui, Selasa (17/9/2024).

Kebijakan menyetop pendaftaran CPNS sejak 2015, jelas Sura’i, dilakukan karena mempedomani aturan belanja pegawai, tidak boleh melebihi 30 persen nilai APBD.

Sementara tahun 2015 lalu, APBD Nunukan anjlok hampir 50 persen dari tahun sebelumnya, sehingga kebijakan penerimaan CPNS, terpaksa dihapus.

‘’Gaji ASN itu dari APBD. Dan saat ini, ada sekitar 274 ASN yang telah pensiun, sehingga kami Pemkab Nunukan berani membuka kembali CPNS,’’ lanjutnya.

Jika berhitung dengan kemampuan fiskal daerah dan kondisi yang terjadi pada batang tubuh APBD Nunukan, penerimaan CPNS diprediksi akan kembali dilakukan 5 atau 6 tahun mendatang.

Kecuali, APBD Nunukan meningkat, dan belanja pegawai tidak menyentuh diatas 30 persen.

‘’Kita berdoa sama sama agar APBD bisa naik. Dan perlu ditekankan kalau kebijakan ini bukan salah Pemda. Tapi karena porsi anggaran yang turun,’’ tegas Sura’i.

Menurut catatan BKPSDM Nunukan, jumlah ASN ideal untuk Kabupaten Nunukan untuk melayani sekitar 200.138 jiwa adalah sekitar 7500 ASN.

Sedangkan jumlah ASN Nunukan saat ini, hanya sekitar 3600 orang saja. Itu artinya masih ada kekurangan 3900 ASN.

Untuk menambal kekurangan, salah satu upaya Pemkab Nunukan adalah membuka pendaftaran PPPK.

Dan tahun 2024, Pemkab Nunukan juga telah menjadwalkan membuka pendaftaran 1112 PPPK di Bulan Oktober 2024.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan