NUNUKAN, infoSTI – Persatuan Binaraga Fitnes Indonesia (PBFI) Nunukan, Kalimantan Utara, optimis bakal membawa pulang medali pada event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltara, yang diselenggarakan di Kabupaten Malinau, November 2026 nanti.
Sejauh ini, ada lima atlet yang dipersiapkan naik panggung dan mengharumkan nama Kabupaten Nunukan.
Masing masing, Kurniawan, Jumalik, Rajawali, Hasanuddin dan satu atlet wanita, Dorkas Bily Daud.
Ketua PBFI Nunukan, Johansyah menegaskan, mempersiapkan atlet butuh persiapan lama, bahkan hingga bertahun tahun.
‘’Mereka sudah melalui banyak even, melalui ujian fisik dan mental, baru benar benar matang dan siap menjalani laga. Kita sudah asah mereka, sudah panaskan mesin, dan Bismillah, Nunukan bakal membawa pulang medali emas,’’ ujarnya optimis, Minggu (18/10/2026).
Sejak dilantik sebagai Ketua PBFI Nunukan periode 2025 – 2030 pada Sabtu (16/5/2026) lalu, Johansyah memang langsung memasang target tinggi. Ia berkomitmen untuk memajukan olahraga kebugaran di Nunukan.
Ia bahkan menyerukan gerakan aktif agar semua pengurus PBFI Nunukan langsung menyisir potensi di lapangan.
Kepengurusan baru fokus meningkatkan jam terbang para atlet. Langkah strategisnya mencakup penguatan semua elemen internal serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
”Kita akan jaring bibit atlet, kita latih mereka agar bisa berbicara banyak di Porprov Kaltara 2026,” tegas Johansyah saat itu.
Ucapan Johansyah, bukan sekedar pepesan kosong, bahkan Ketua PBFI Kaltara, Syamsuddin Arfah, mengakui keunggulan Nunukan sebagai daerah penghasil atlet binaraga terbanyak di tingkat provinsi.
Dominasi Nunukan terlihat nyata dalam ajang Benuanta Muscle Fitness (BMF). Keberhasilan tersebut mengakar kuat dari fondasi yang telah terbangun sejak masa kepengurusan terdahulu.
‘’Kita akan terus melanjutkan tren positif yang sudah kita bangun dan perjuangkan. Atlet atlet kita sudah sangat siap, dan optimisme kami membawa pulang dua medali emas, tentu bukan sebatas angan,’’ tegasnya.











