NUNUKAN, infoSTI – Asisten Administrasi Umum, Pemkab Nunukan, Sirajuddin, menghadiri kegiatan pelantikan Pengurus Daerah Kolektif (PDK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (KOSGORO) 1957 Kabupaten Nunukan, di Caffe Sayn & Resto, Sabtu (2/5/2026) malam.
Untuk diketahui, PDK Kosgoro 1957 adalah organisasi kemasyarakatan yang didirikan pada 10 November 1957, berfokus pada pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas.
Organisasi ini berperan aktif dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan politik.
Ada 30 orang pengurus dilantik untuk periode 2026 – 2031, dimana pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Daerah PDK KOSGORO 1957 Kabupaten Nunukan.
Bupati Nunukan, Irwan Sabri, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sirajuddin, menyampaikan apresiasi serta harapan terhadap para pengurus KOSGORO 1957 yang baru dilantik, agar berperan aktif meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan ekonomi.
‘’Saya berharap organisasi ini mampu menghadirkan ide-ide kreatif, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDK KOSGORO 1957 Kabupaten Nunukan terpilih, Suwardi, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi.
Amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen dan dedikasi.
Suwardi menambahkan, KOSGORO 1957 memiliki peran strategis dalam pembangunan, serta menjunjung prinsip keterbukaan dan kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.
‘’Keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kerja sama seluruh pengurus, disertai semangat kerja yang ikhlas, usaha yang maksimal, dan dedikasi yang tinggi,’’ kata dia.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan program kerja yang mampu menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan di Kabupaten Nunukan.
Pelantikan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan para undangan lainnya.











