NUNUKAN, infoSTI – Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut (Dispotmaral) mengimplementasikan program yang menyasar langsung masyarakat perbatasan RI – Malaysia, di Nunukan, Kalimantan Utara.
Kegiatan Karya Bakti TNI AL yang dilakukan lebih sepekan ini, menyasar pada renovasi dua unit Masjid, masing masing, Masjid Al Hijrah di perkampungan nelayan Mansapa, dan Masjid Al Hamid di Panti Asuhan Ruhama, Nunukan.
Bhakti sosial seperti donor darah, khitanan masal, hingga pembagian Sembako juga dilakukan, dengan penegasan bahwa TNI berasal dari Rakyat oleh Rakyat Untuk Rakyat.
Sosialisasi bahaya narkoba dan penguatan nasionalisme melalui edukasi wawasan kebangsaan intens dilakukan menyasar anak anak sekolah di Nunukan.
“TNI memiliki semboyan dan nilai luhur yang menjadi sendi pengabdian, dan mengingatkan kita semua sebagai TNI tidak lupa asal kita. TNI ini adalah Rakyat, oleh Rakyat, untuk Rakyat,” ujar Kasubdit Bakti Pusteral Letkol Laut (PM) Firdaus, ditemui Jumat (29/8/2025).
Firdaus menambahkan, karya bakti TNI AL 2025, tak hanya dilakukan di Nunukan, tapi juga di Kota Lampung dan Kota Ranai, Natuna, Kepulauan Riau.
Di Kabupaten Nunukan, TNI AL menggandeng masyarakat setempat untuk menanamkan nilai luhur yang menjadi sendi-sendi pengabdian setiap prajurit TNI.
Manunggal TNI bersama Rakyat, tidak boleh berubah sampai kapanpun.
Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI harus mengalir dalam setiap hembusan nafas prajurit dimanapun berada dan bertugas.
‘’Dimanapun kita terus memelihara kemanunggalan dengan rakyat. Kemanunggalan TNI dengan Rakyat adalah urat nadi sistem pertahanan semesta. Sekali lagi saya tegaskan, bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama-sama rakyat, demi kepentingan rakyat,’’ tegasnya.
Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik mengatakan, sinergytas dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah akan terus dijaga, demi menegaskan kehadiran TNI AL di tengah masyarakat, khususnya wilayah pesisir.
TNI AL telah melakukan bakti di sector ekonomi melalui bidang perikanan, meningkatkan edukasi generasi bangsa dengan merenovasi rumah pintar, yang semua bermuara pada kemanfaatan dan menanamkan nilai gotong royong yang mulai tergerus zaman.
‘’Semua karya bakti yang kita lakukan, semoga bisa bermanfaat dan berguna. Kita terus synergy dan kolaborasi dengan pemerintah, mempertegas fungsi TNI dalam melindungi dan mensejahterakan masyarakat,’’ kata Primayantha.
Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, memberikan apresiasi atas bakti TNI di perbatasan.
Kabupaten Nunukan yang merupakan daerah perbatasan Negara, memiliki batas kewenangan yang menjadi kendala dalam kebijakan.
‘’Dengan hadirnya Mabes TNI AL dan membantu masyarakat dengan program karya bakti, kita cukup terbantu. Kita perkuat synergy kita untuk membangun dan membawa masyarakat Nunukan lebih sejahtera,’’ katanya.
‘’Semua yang sudah dilakukan TNI AL di Nunukan, akan menjadi catatan kita. Pemda Nunukan juga akan melengkapi fasilitas yang kurang sempurna, sebagai bentuk synergy bersama TNI,’’ lanjut Hermanus.