Menu

Mode Gelap
Harga Bensin Naik Karena Stok Habis, Bupati Nunukan Imbau Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar

Nunukan

Menikmati Liburan di Sungai Pasir Putih, Seorang Buruh Perusahaan Kelapa Sawit di Nunukan Tewas Tenggelam

badge-check


					Satgas Pamtas RI Malaysia Yonarmed 11 Guntur Geni Kostras, mengevakuasi jasad Yulius, buruh PT BSI yang tewas tenggelam saat rekreasi ke Sungai Pasir Putih/Tonhap Siemanggaris, Perbesar

Satgas Pamtas RI Malaysia Yonarmed 11 Guntur Geni Kostras, mengevakuasi jasad Yulius, buruh PT BSI yang tewas tenggelam saat rekreasi ke Sungai Pasir Putih/Tonhap Siemanggaris,

NUNUKAN, infoSTI – Seorang buruh perusahaan Kelapa Sawit PT.Bumi Seimanggaris Indah (BSI), ditemukan tewas tenggelam di Sungai Pasir Putih, RT 15,  Desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimanggaris Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (2/1/2025), sekitar pukul 11.00 wita.

‘’Korban bernama Yulius Leu (21), beralamat di Jalan Trans Kaltara, RT 07, Desa Sekaduyantaka, Kecamatan Sei menggaris,’’ ujar Komandan Pos Gabma Satgas Pamtas RI – Malaysia, Yonarmed 11/Guntur Geni Kostrad, Letda Arm Toffano, melalui pesan tertulis, Jumat (3/1/2025).

Toffano mengungkapkan, peristiwa tenggelamnya Yulius, dilaporkan salah satu rekan korban bernama Rais, pada Rabu (1/1/2025), sekitar pukul 13.00 wita.

‘’Kami menerima laporan bahwa salah satu anggota rombongan buruh yang sedang berekreasi di Sungai Tonhab tenggelam. Korban yang hilang diketahui bernama Yulius Leu,’’ tuturnya.

Dari penuturan pelapor, korban dimintai tolong untuk mengganti baterai kamera, oleh teman temannya yang saat itu sedang berenang di sungai.

Setelah itu, teman teman korban mengambil sejumlah foto untuk mengabadikan momen.

Sampai pada pukul 16.00 wita, teman teman korban sadar, tidak ada foto korban dalam jepretan kamera yang mereka ambil.

‘’Menyadari bahwa korban tidak ikut foto bersama , teman teman korban melakukan pencarian dengan menyisir pinggiran sungai tempat mereka berenang,’’ ujarnya.

‘’Sekitar pukul 18.15 wita, saksi bersama temannya pulang melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga dan manajemen perusahaan PT.BSI, dan selanjutnya diteruskan ke Prajurit TNI,’’ imbuhnya.

Personel TNI dan warga, segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi tenggelamnya korban.

Setelah melakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan, di dalam genangan air yang berarus dengan kedalaman sekitar 5 meter.

‘’Korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Diduga, korban  tergelincir masuk ke sungai, dimana didasar sungai tersebut juga terdapat kayu-kayu hasil tebangan. Sehingga korban tersangkut oleh kayu yang berada di dasar sungai,’’ jelasnya.

Evakuasi dilakukan, dan akhirnya, korban dibawa ke rumah duka, di Abling 7, PT BSI, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Atas peristiwa ini, Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, menyampaikan apresiasi kepada personel yang telah bertindak cepat dalam merespons laporan masyarakat.

Ia juga menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban.

“Kami mengucapkan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Kami juga mengapresiasi kesiapsiagaan personel Pos Gabma Simanggaris yang bergerak cepat bersama masyarakat dalam upaya pencarian dan evakuasi korban. Semoga kejadian seperti ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan