Menu

Mode Gelap
Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H Hendak Kirim Paket Hemat Narkoba ke Nunukan, Pria Ini Digerebek Polisi di Dermaga Speed Boat Sebatik

Advertorial

Pengembangan Kompetensi ASN Menjadi Prioritas Pemprov Kaltara

badge-check


					Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga Sekretariat Daerah (Setda) Kaltara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.AP., membuka kegiatan Rapat Koordinasi BPSDM di Ballroom Hotel Luminor, Tanjung Selor, Senin (16/12/2024). Perbesar

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga Sekretariat Daerah (Setda) Kaltara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.AP., membuka kegiatan Rapat Koordinasi BPSDM di Ballroom Hotel Luminor, Tanjung Selor, Senin (16/12/2024).

TANJUNG SELOR, infoSTI – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga Sekretariat Daerah (Setda) Kaltara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.AP., membuka kegiatan Rapat Koordinasi BPSDM di Ballroom Hotel Luminor, Tanjung Selor, Senin (16/12/2024).

Wahyuni mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut, sebagai upaya strategis dalam mewujudkan SDM/aparatur yang mendukung program prioritas nasional dan visi Presiden-Wakil Presiden RI tahun 2024-2025.

“Kegiatan ini, bagian dari upaya BPSDM untuk meningkatkan kompetensi aparatur daerah, selaras dengan 17 prioritas dan 8 Asta Cita yang menjadi fokus pemerintah saat ini,” kata Wahyuni.

Wahyuni menuturkan dalam mendukung pelayanan publik, inovasi, dan kemajuan daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut memiliki kompetensi yang relevan dengan tantangan zaman.

Karena pengembangan kompetensi ASN menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Kaltara.

Ada 4 aspek penting dalam merumuskan langkah strategis pengembangan kompetensi ASN

  1. Relevansi Program, merupakan pengembangan kompetensi harus sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan pekerjaan ASN.
  2. Metode Pelatihan penggunaan metode inovatif seperti e-Learning studi banding, dan coaching perlu ditingkatkan.
  3. Evaluasi dilakukan berkala terhadap efektivitas program.
  4. Sinergi atau kerja sama semua pihak dalam melaksanakan program pengembangan kompetensi.

‘’Melalui rakor ini, diharapkan para pengelola pelatihan dapat menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi, dan mengimplementasikan sistem pembelajaran yang terintegrasi, kolaboratif, dinamis, serta terbuka,’’ katanya lagi.

Wahyuni Nuzband menyampaikan keyakinannya bahwa dengan komitmen dan sinergi yang kuat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dapat mewujudkan ASN yang profesional, kompeten, dan berintegritas.

“ASN yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mendorong Kalimantan Utara menjadi provinsi yang lebih maju dan sejahtera.,” pungkasnya.

Acara ini, menghadirkan narasumber, Widya Iswara, Ahli Madya PPSDM Kemendagri Regional Bandung, dan Dyah Miranti Maharani.

Hadir secara daring (virtual), Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri, Dr. Sugeng Hariyono, M.Pd., dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendagri Regional Bandung, Indra Maulana S.A, S.Kom., M.Si., serta para peserta Rakor.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial