Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Pansus DPRD Kaltara Meminta Perda PMD Harus Spesifik dan Menjawab Dinamika Sosial di Masyarakat

Nunukan

Mayat Seorang Pemulung Ditemukan Tewas, Polisi Gotong Royong Gali Kuburan

badge-check


					Personel Polres Nunukan menggali makam untuk seorang pemulung yang ditemukan tewas di Jalan Antasari Nunukan Tengah, Perbesar

Personel Polres Nunukan menggali makam untuk seorang pemulung yang ditemukan tewas di Jalan Antasari Nunukan Tengah,

NUNUKAN, infoSTI – Seorang pemulung yang biasa dikenal masyarakat Nunukan, Kalimantan Utara, dengan sebutan Rambo, ditemukan tewas di Jalan Antasari RT 14, Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (22/10/2024).

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Zainal Yusuf, menuturkan, Rambo ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh petugas patroli, di bawah rumah kediaman milik Maskur.

‘’Dari keterangan Maskur, korban sudah sekitar tiga tahun menumpang tinggal di bawah rumah panggung miliknya,’’ ujar Zainal, dikonfirmasi Rabu (23/10/2024).

Saat ditemukan, tubuh korban belum kaku, dan diduga waktu kematiannya belum lebih dari 24 jam.

Polisi mendapat keterangan bahwa korban tidak memiliki sanak saudara, dan sehari hari bekerja sebagai pemulung.

Dari keterangan Maskur, ia terakhir kali melihat korban pada Sabtu (19/10/2024), saat akan pergi bekerja.

‘’Korban meninggal wajar, dari hasil visum tidak ditemukan tanda tanda kekerasan,’’ tegas Zainal.

Polisi yang iba dengan kondisi korban yang tinggal sebatang kara, akhirnya berinisiatif mengurus pemakaman Rambo.
Bahkan para polisi bergotong royong saat menggali lubang kuburan untuk Rambo.

Zainal berharap, aksi polisi tersebut, bisa mempererat jalinan silaturahmi dengan masyarakat, serta meningkatkan rasa solidaritas di tengah-tengah komunitas.

‘’Kami ingin menunjukkan bahwa polisi bukan hanya penegak hukum. Tetapi juga bagian dari masyarakat yang siap membantu dalam situasi apapun,’’ kata Zainal lagi.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan