Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Hari Terganggu Lolongan Anjing, Warga di Nunukan Temukan Jasad Membusuk di Pondok Kebun Ditolak Sejumlah Pramuria, Laki Laki Paruh Baya di Nunukan Tewas Dengan Mulut Berbusa di Lokalisasi Persiapan Jelang Porprov Kaltara 2026, KONI Nunukan Lakukan Pengecekan Fisik dan Kebugaran Atlet Kucing Merah Kembali Terekam Kamera Pengintai, Kepala BTNKM Ajak Warga Ikut Melestarikan dan Menjaga Habitat Hewan Melihat Seni Membatik di Balik Penjara Nunukan, Goresan Canting WBP yang Mencerminkan Do’a dan Harapan Cerita Bripka Jamaluddin, Jadikan Rumahnya TPA Demi Mengajar Anak Anak Mengaji

Nunukan

Tiga Hari Terganggu Lolongan Anjing, Warga di Nunukan Temukan Jasad Membusuk di Pondok Kebun

badge-check


					Polisi mengevakuasi jasad laki laki tak dikenal yang tewas membusuk di pondok kebun tengah hutan, di areal Jalan Lingkar, RT 04, Selisun, Nunukan Selatan. Dok.Polres Nunukan. Perbesar

Polisi mengevakuasi jasad laki laki tak dikenal yang tewas membusuk di pondok kebun tengah hutan, di areal Jalan Lingkar, RT 04, Selisun, Nunukan Selatan. Dok.Polres Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sesosok mayat laki laki ditemukan dalam kondisi bengkak dan membusuk di sebuah lahan kosong, areal Jalan Lingkar, Rt.04, Kelurahan Selisun, Nunukan Selatan, Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (27/9/2026).

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Idris menuturkan, mayat tanpa identitas tersebut, merupakan pejalan kaki yang kerap terlihat mondar mandir di sepanjang Jalan Lingkar.

“Identitas jenazah tersebut belum diketahui. Warga sekitar sering melihatnya berjalan kaki tanpa pernah berkomunikasi atau mengenal asal usul laki laki tersebut,” ujar Idris melalui pesan tertulis.

Temuan adanya mayat, berawal dari laporan salah satu warga RT 04 Selisun, Arsyad, yang sudah tiga hari berturut turut, selalu mendengar gonggongan anjing bersahutan di belakang rumahnya yang merupakan sebuah hutan.

Merasa ada yang tak beres, ia meminta tolong temannya untuk menemaninya melihat keadaan di dalam hutan.

“Saat masuk hutan, keduanya melihat pondok kebun dan mencium bau busuk menyengat. Aroma tersebut, berasal dari jasad laki laki yang sudah membusuk,” kata Idris.

“Setelah itu, Arsyad melaporkan temuan tersebut ke Polsek KSKP,” lanjutnya

Polisi langsung menuju hutan untuk olah TKP. Hasil penyelidikan sementara, pemilik lahan tempat ditemukannya jasad, merupakan milik warga bernama Melly.

Pemilik lahan mengaku tak pernah mengecek atau masuk lahan miliknya.

Namun memang ia pernah mendengar ada orang yang membangun pondok dan menempati lahan kebunnya.

“Jasad yang sudah membusuk tersebut, langsung dievakuasi ke RSUD Nunukan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Idris.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan