NUNUKAN, infoSTI – Fraksi Partai Demokrat, DPRD Nunukan menyinggung kasus beasiswa bagi mahasiswa yang beberapa waktu lalu sempat menjadi pembahasan panjang dan viral.
Melalui Jubirnya, Gat Khaleb, Fraksi Demokrat meminta ada revolusi kebijakan program yang seharusnya mendukung penigkatan SDM yang unggul dan andal ini.
‘’Harus ada perubahan aturan yang memayungi program ini untuk memastikan semua masyarakat mendapat kesempatan yang sama, dapat akses dan peluang yang sama. Jangan ada yang lewat jalan tol dan ada yang lewat jalan berlumpur,’’ ujar Gat, Kamis (17/9/2026).
Baru dua minggu lalu, kasus ini menjadi keluhan mahasiswa. Mereka melakukan protes yang artinya ada yang salah dalam kebijakan alokasi beasiswa.
Oleh sebab itu, salah satu kebijakan yang bisa dilakukan adalah sistem kuota per wilayah.
Ini untuk mengantisipasi perbuatan lancung serperti melalui jalan tol atau titip-titip lewat pejabat tertentu, dan seterusnya.
‘’Program ini sebaiknya dikembalikan ke Dinas Pendidikan agar tidak terikat oleh nomenklatur hibah yang membatasi pemberian setiap tahun. Kesra tetap membidangi hibah lembaga dan Dinas Pendidikan menangani beasiswa personal,’’ jelas Gat.










