Menu ✖

Mode Gelap
Seluas Tiga Hektar Lahan Sawit di Desa Butas Bagu Pedalaman Nunukan Terbakar di Tengah Malam Nyaris Hangus Terbakar, Kebakaran Gedung LVRI Nunukan Berhasil Dipadamkan   Siapkan Atlet Unggulan, PBFI Nunukan Yakin Mendulang Emas di Porprov Kaltara 2026 Sawah Seluas 3 Hektar Milik Warga Pedalaman Lumbis Terbakar, BPBD Nunukan Imbau Masyarakat Tak Buka Lahan dengan Membakar Tukang Urut di Nunukan Membungkus Rapat Jasad Ibunya Dengan Lapisan Kain, Ditemukan Setelah Sepekan Dalam Kondisi Membusuk Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan, Bupati Nunukan Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Kaltara

Nunukan

Sampaikan Visi Misi 5 Tahun, Bupati Nunukan Jabarkan Sejumlah PR Berat di Perbatasan RI – Malaysia

badge-check


					Penyampaian pidato Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Irwan Sabri - Hermanus, di sidang Paripurna, Rabu (5/3/2025). Perbesar

Penyampaian pidato Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Irwan Sabri - Hermanus, di sidang Paripurna, Rabu (5/3/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri – Hermanus, membacakan pidato visi misi dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Nunukan, Rabu (5/3/2025).

Membuka pidatonya, Irwan Sabri menegaskan bahwa sejak dirinya maju sebagai calon Bupati Nunukan, hingga mengemban tugas sebagai Bupati, ia telah bertekad mendarmabhaktikan fikiran dan tenaga untuk bekerja keras membangun Nunukan.

“Kabupaten Nunukan sudah berusia 25 tahun, masih banyak hal yang belum tersentuh pembangunan dengan merata,” ujarnya membuka pidato.

Hari ini, Kabupaten Nunukan masih merasakan keterbatasan kapasitas dan kualitas konektifitas antar wilayah dan infrastruktur dasar.

Nunukan masih mengalami keterbatasan sistem transportasi yang terintegrasikan.

“Terjadi degradasi lingkungan akibat aktifitas pertambangan dan perkebunan,” urainya.

Sampai hari ini, Kabupaten Nunukan masih memiliki ketimpangan dan kesenjangan dalam pembangunan daerah pedalaman yang merupakan wilayah 3T.

Daerah perbatasan negara ini, masih bermasalah dengan rendahnya kualitas dan daya saing SDM karena terbatasnya kompetensi dan belum meratanya tenaga pendidik dan kesehatan.

“Perlunya hilirisasi produk pertanian, perikanan dan kelautan. Distribusi perdagangan yang terhambat,” lanjutnya.

Belum lagi masalah rentannya ketahanan air, energy, dan pangan, serta belum.optimalnya tata kelola pemerintah daerah, dan masih banyak lagi,” kata dia.

Irwan menegaskan, sejumlah persoalan tersebut menjadi fokus perhatian dan telah dituangkan dalam visi misinya.

Ia menjabarkan, IRAMA (Irwan – Hermanus), memiliki visi perubahan, yaitu, inovatif, sejahtera, adil dan mandiri. Dengan misi,

1. Peningkatan kualitas SDM yang cerdas, sehat, berkarakter.

2.Peningkatan dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi sumber daya lokal.

3.Penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan. Melayani cepat dan tuntas.

4. Percepatan dan penuntasan pembangunan infrastruktur dasar yang adil dan merata.

5. Menciptakan tata kehidupan yang harmoni, dengan menjaga dan melestarikan nilai budaya dan kearifan lokal.

“Dari visi misi tersebut, kami menuangkannya dalam 17 arah baru menuju perubahan Kabupaten Nunukan,” imbuhnya.

Ia percaya hal tersebut akan menjadi modal awal untuk terus melaju melaksanakan pembangunan, memperbaiki kondisi dan keadaan.

Dengan semagat ‘Energy baru’ ia mengajak seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder menjadi mitra, bergandengan tangan, menuju harapan Nunukan lebih baik.

“Kembali saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan yang telah mempercayai IRAMA untuk menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan,” lanjutnya.

“Mohon do’a restu untuk kami bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab kami,” turup Irwan Sabri.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan