NUNUKAN, infoSTI – Pemerintah Daerah Nunukan, Kalimantan Utara, menandatangani kerjasama pengendalian Malaria lintas batas, bersama Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, Malaysia.
Hal tersebut, menjadi salah satu hasil dari kunjungan kerja Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, Malaysia, Dr. Abdul Marsudi Bin Manah, beserta rombongan ke Nunukan, Rabu (7/10/2026) kemarin.
Sekda Nunukan, Raden Iwan Kurniawan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada rombongan Jabatan Kesihatan Negeri Sabah.
Kunjungan tersebut, kata Iwan, menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kerja sama, komunikasi, dan koordinasi antar wilayah di Kalimantan Utara, khususnya Kabupaten Nunukan, dengan Negeri Sabah, yang memiliki kedekatan geografis serta hubungan masyarakat yang sangat erat.
Ia berpendapat, upaya eliminasi malaria, membutuhkan kerja sama lintas batas yang kuat, berkesinambungan, dan terkoordinasi.
‘’Khususnya dalam surveilans, penemuan dan pengobatan kasus. Pertukaran informasi, pengendalian vektor, serta pencegahan penularan di wilayah berisiko tinggi,’’ ujar Iwan.
Lebih jauh, Iwan menegaskan, Kalimantan Utara memiliki wilayah perbatasan darat dan laut yang berhubungan langsung dengan Malaysia, khususnya Negeri Sabah.
Kondisi ini memberikan tantangan tersendiri dalam pengendalian malaria, namun sekaligus menjadi peluang untuk membangun model kerja sama lintas negara yang lebih baik.
‘’Malaria merupakan penyakit yang tidak mengenal batas administrasi maupun batas negara. Mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, perdagangan, perjalanan, serta hubungan sosial di kawasan perbatasan dapat menjadi faktor yang memungkinkan terjadinya perpindahan kasus dari satu wilayah ke wilayah lainnya,’’ ujar Iwan.
Iwan juga berharap pertemuan ini menghasilkan kesepahaman dan rekomendasi konkret dalam memperkuat kerja sama lintas batas antara Kalimantan Utara dan Sabah, khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian malaria secara berkelanjutan.
‘’Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap dapat terbangun mekanisme komunikasi dan koordinasi yang lebih efektif antara jajaran kesehatan di Kalimantan Utara, Kabupaten Nunukan, dan Sabah,’’ harapnya.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Konsulat RI Tawau, Dino Nurwahyudin, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Usman.
Sementara itu, Dr. Abdul Marsudi Bin Manah dari Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas sambutan serta pelayanan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Nunukan.
Ia berharap kunjungan tersebut menjadi titik awal untuk mempererat kembali silaturahmi dan membangun kerja sama yang lebih baik antara kedua wilayah.
“Kami amat berbesar hati atas pelayanan yang cukup baik. Saya dan tim mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan dan pelayanan yang diberikan. Kalau ada kesilapan, kami mohon maaf,” tuturnya.











