Menu ✖

Mode Gelap
70 Pengurus DPC IWAPI Nunukan Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan. 13 Tahun Terlantar, Sudah Dilaporkan Menteri, Nasib 230 KK Transmigran Nunukan Masih Belum Jelas Pemkab Nunukan Lakukan Akreditasi UPTD Labkesda Demi Kualitas Pelayanan Kesehatan di Perbatasan RI – Malaysia Cegat Rokok Ilegal King Djava di Sebatik, TNI AD Serahkan Dua Orang Pelaku ke Bea Cukai Nunukan Tiga Hari Terganggu Lolongan Anjing, Warga di Nunukan Temukan Jasad Membusuk di Pondok Kebun Ditolak Sejumlah Pramuria, Laki Laki Paruh Baya di Nunukan Tewas Dengan Mulut Berbusa di Lokalisasi

Advertorial

70 Pengurus DPC IWAPI Nunukan Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan.

badge-check


					Pengukuhan 70 Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Kabupaten Nunukan periode 2026–2031. Dok.Prokopim Nunukan. Perbesar

Pengukuhan 70 Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Kabupaten Nunukan periode 2026–2031. Dok.Prokopim Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Nunukan, Muhamamd Amin, mengukuhkan 70 Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Kabupaten Nunukan periode 2026–2031, Selasa (29/9/2026).

Amin mengatakan, momen ini menjadi langkah baru dalam memperkuat peran perempuan pengusaha, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan UMKM dan produk lokal di Kabupaten Nunukan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada ketua dan seluruh jajaran pengurus DPC IWAPI Nunukan yang baru saja dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,’’ ujar Amin.

Ia menjabarkan, Kabupaten Nunukan memiliki potensi besar di berbagai sektor yang dapat terus dikembangkan. Mulai sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

‘’Dan bagi saya, kehadiran ibu – ibu IWAPI menjadi energi positif bagi pemerintah daerah. Di Nunukan ini, tulang punggung UMKM kita itu mayoritas adalah perempuan. Kalau ibu-ibunya maju, ekonomi Nunukan pasti maju,” imbuhnya.

Amin berharap, pengukuhan pengurus IWAPI tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum memperkuat sinergi antara organisasi pengusaha perempuan dan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Dalam prosesi tersebut, Amin meminta IWAPI fokus pada 3 hal. Pertama, naik kelas, dari usaha rumahan menjadi usaha yang ter-branding, ter-sertifikasi halal, punya NIB, dan masuk marketplace.

Kedua, naik jaringan, IWAPI harus menjadi jembatan. Jembatan antara pengusaha perempuan Nunukan dengan perbankan, dengan KADIN, dan dengan program-program pemerintah.

Ketiga, IWAPI Nunukan bisa naik peran. IWAPI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan.

‘’Turun ke Kecamatan, bina kelompok-kelompok wanita pengusaha di perbatasan. Bantu mereka yang di Krayan, yang di Sebatik, Sebuku, maupun yang di Nunukan untuk meningkatkan produk lokal masing-masing. Sehingga produk-produk tersebut bisa go internasional.” tambahnya.

Selain itu, alangkah lebih baik jika IWAPI Nunukan punya ciri khas tersendiri, yang menggambarkan perempuan perbatasan berjiwa tangguh, mandiri dan berdaya saing global.

“Kita akan sinergikan program Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pertanian, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan untuk mendukung program IWAPI lima tahun ke depan,” tegas Amin

Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Utara, Sri Sularti Ningsih juga mengucapkan ucapan selamat kepada para pengurus DPC IWAPI Nunukan yang telah dikukuhkan.

Ia menegaskan, untuk menjadi Ketua IWAPI itu tidak mudah. Ketua harus pintar dan harus banyak ongkos, terlebih organisasi IWAPI adalah organisasi mandiri.

‘’Ketua IWAPI juga harus dekat dengan Bupati, Ketua TP PKK, Wakil Bupati, Wakil Ketua TP PKK, karena segala kegiatannya nanti akan terhubung sebagai pembina dan wakil Pembina,’’ kata dia.

Lebih jauh, IWAPI juga harus bisa berkolaborasi dengan instan-instansi terkait dan menjalin kemitraan dalam segala bidang agar lebih maju.

Merespon hal tersebut, Ketua DPC Kabupaten Nunukan, Astry Ati menegaskan, para perempuan pengusaha Nunukan mampu mandiri, berdaya saing, inovatif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Saya juga mengajak seluruh stakeholder, Pemerintah Kab. Nunukan, dunia usaha, Perbankan, lembaga pendidikan, organisasi perempuan, komunitas, serta berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan IWAPI,”ungkapnya.

Hadir dalam acara ini, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, Susanti Hermanus. Ketua ketua Organisasi Wanita, dan para pelaku UMKM.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial