Menu ✖

Mode Gelap
Tukang Urut di Nunukan Membungkus Rapat Jasad Ibunya Dengan Lapisan Kain, Ditemukan Setelah Sepekan Dalam Kondisi Membusuk Sering Diusir Aparat Malaysia ‘Kami Hanya Mampu Terus Bertahan  Sambil Menunggu Pembayaran Ganti Untung dari Pemerintah RI’ Kunker ke Nunukan, Kanwil Ditjenpas Kaltimtara Yan Rusmanto Lakukan Penguatan Lapas Paras Festival di HUT Nunukan 27 Tahun, BPS Mencatat Kenaikan Omset Ekonomi Mencapai Rp 1,054 Miliar Sebanyak 12 SPPG 3T di Wilayah Tengah Indonesia Diresmikan, Harga Menu Sesuai HET dari Tim TPID Pemprov Kaltara Usulkan Sekolah Diberi Kesempatan Sebagai Penyedia Bahan Baku MBG

Kaltara

LPADKT Nunukan, Galang Silaturahmi Lewat Domino, Sportifitas Tanpa Judi

badge-check


					Sejumlah peserta lomba domino yang digelar LPADKT. Selain ajang silaturahmi, LPADKT ikut mengajak masyarakat Nunukan melestarikan budaya adat Dayak di Bumi Kalimantan. Perbesar

Sejumlah peserta lomba domino yang digelar LPADKT. Selain ajang silaturahmi, LPADKT ikut mengajak masyarakat Nunukan melestarikan budaya adat Dayak di Bumi Kalimantan.

NUNUKAN, infoSTI – Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) Nunukan, Kalimantan Utara, menggelar lomba domino untuk mempererat silaturahmi dan menjalin keakraban dengan masyarakat di Perbatasan RI – Malaysia, Minggu (16/2/2026) malam.

Puluhan meja digelar di Sekretariat LPADKT Nunukan, di Jalan Pembangunan, Nunukan Barat.

Lomba ini, diramaikan dengan sejumlah pertanyaan kuis berhadiah uang tunai di sela sela kompetisi berlangsung.

Ketua LPADKT Nunukan, Rian Antoni mengatakan, lomba domino, menjadi sebuah ajang paling efektif untuk saling berkumpul, menambah teman dan menjalin keakraban.

‘’Ini bukan tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana kita dapat memperkuat hubungan antarindividu dan membangun komunitas yang lebih solid,’’ ujarnya.

Ia menambahkan, domino merupakan permainan strategi dan olahraga pikiran (mind sport) yang mengedepankan konsentrasi, kemampuan berpikir, dan sportivitas.

Peran komunitas dan kolaborasi setiap individu dalam acara ini sangat penting, karena menciptakan atmosfer yang menggembirakan bagi semua orang yang terlibat.

Dan yang perlu diingat, kata Rian, domino resmi di bawah naungan PORDI (Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia) yang menekankan sportivitas tanpa judi.

‘’LPADKT ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Dengan kebersamaan, mari kita membangun Nunukan lebih maju. Kita solid untuk menjunjung tinggi toleransi, persatuan dan kesatuan di Bumi Kalimantan,’’ tegasnya.

Lomba ini diikuti puluhan peserta, dihadiri Bupati Nunukan, Irwan Sabri, sejumlah Anggota DPRD, Rian Antoni, Ustania, Adama, Andi Muliyono, Syafruddin Arta dan Samuel Parangan.

Sejumlah pertanyaan sebagai pengetahuan umum dilontarkan sebagai sebuah iklan dan menghilangkan ketegangan yang terjadi di tengah lomba.

Peserta yang bisa menjawab, mendapat saweran uang tunai untuk menambah semangat dan mengembalikan semangat mereka dalam bertanding domino.

‘’Hadirnya Bupati dan beberapa Anggota DPRD kita, menegaskan sebuah sinergytas. Dengan kebersamaan ini, langkah LPADKT menjaga persatuan kesatuan dan warisan budaya suku Dayak, tak sulit dilakukan,’’ tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara