Menu

Mode Gelap
Carut Marut Penentuan Desil, DPRD Nunukan Segera Agendakan Hering BBM Sulit Diperoleh di Sebatik, Ekonomi Masyarakat Terdampak, Banyak Rumah Dijual Untuk Menutup Utang Bank Rapat Paripurna Raperda APBD Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Berkurang Rp 61 Miliar Silaturahmi Bersama Insan Pers Nunukan, DKISP Kaltara Perkenalkan Aplikasi ‘Viralkah’ Harga Beras Lokal Naik Rp 16.000/Kg, Beras Malaysia Mendominasi Pasar Nunukan Sempat Dijual Rp 120.000/Kg, Harga Cabai di Nunukan Mulai Turun Perlahan

Advertorial

Jaring Aspirasi Warga di Sebatik, Ramsah Diminta Bantuan Material Batu Dari Rumah Imam Menuju Masjid

badge-check


					Anggota DPRD Nunukan, Ramsah, menggelar penjaringan aspirasi masyarakat di ruang pertemuan Posyandu Sei Batang, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Selasa (04/11/2025). Dok.Sekretariat DPRD Nunukan. Perbesar

Anggota DPRD Nunukan, Ramsah, menggelar penjaringan aspirasi masyarakat di ruang pertemuan Posyandu Sei Batang, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Selasa (04/11/2025). Dok.Sekretariat DPRD Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Anggota DPRD Nunukan, Ramsah, menggelar penjaringan aspirasi masyarakat di ruang pertemuan Posyandu Sei Batang, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Selasa (04/11/2025).

Ramsah yang membuka waktu dialog bersama warga Sei Batang diminta memperjuangkan aspirasi terkait perbaikan plafon masjid, peningkatan jalan dan jembatan, serta bantuan material batu dari rumah imam menuju masjid.

Pembangunan infrastruktur, juga masih menjadi usulan yang dianggap mendesak untuk segera ditindaklanjuti.

‘’Saya siap memperjuangkan usulan masyarakat melalui koordinasi lintas instansi. Kita juga sadar, pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan seperti Sebatik harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar tidak terjadi ketimpangan antara Kota dan daerah terpencil,’’ ujarnya.

Ramsah berjanji akan terus mengawal aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang bersedia hadir dalam penjaringan aspirasi.

Bagaimanapun, reses merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan prioritas yang belum terakomodasi dalam program pembangunan daerah.

‘’Berbagai aspirasi akan dicatat dan menjadi perhatian serius DPRD dalam pembahasan anggaran bersama pemerintah, khusus lagi untuk kepentingan masyarakat umum dalam meningkatkan perekonomian di pulau Sebatik,’’ imbuhnya.

“Saya berharap masyarakat dapat terus aktif menyampaikan aspirasinya, karena aspirasi adalah salah satu kriteria penting dalam rencana kerja pembangunan pemerintah daerah,” kata Ramsah.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial