Menu

Mode Gelap
Apresiasi Perekrutan Pemuda Dayak Sebagai TNI, DPRD Nunukan Berharap Kodim 0911 Programkan TNI Mengajar Narasi Larangan Buka Lahan dengan Membakar, ‘Arogansi Intelektual’ yang Mendiskreditkan Masyarakat Adat Dayak HUT TNI AL 81, LANAL Nunukan Perkuat Sinergy Bersama Masyarakat Pesisir Kodim 0911 Nunukan Lakukan Perekrutan Khusus Suku Dayak Untuk Calon Anggota TNI Lansia 63 Tahun Tinggal di Rumah Kayu Lapuk Tapi Terdata Sebagai Desil 6-10, Anggota DPRD Nunukan Meradang Tergoda Khasiat Minyak Lintah, Pelajar SMP di Nunukan Malah Jadi korban Cabul Oknum PPPK

Kaltara

Dihantam Ombak dan Nyaris Karam di Laut Perbatasan RI, Speed Boat Bermuatan Penuh Diselamatkan TNI AL Nunukan

badge-check


					Sejumlah prajurit TNI AL Nunukan, membantu mengumpulkan barang barang yang berhamburan di laut akibat speed boat yang dihantam ombak di perairan perbatasan RI - Malaysia, Dok. Penerangan LANAL Nunukan, Perbesar

Sejumlah prajurit TNI AL Nunukan, membantu mengumpulkan barang barang yang berhamburan di laut akibat speed boat yang dihantam ombak di perairan perbatasan RI - Malaysia, Dok. Penerangan LANAL Nunukan,

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah speed boat bermesin 40 PK, terpantau rusak akibat hantaman ombak di perairan Perbatasan Indonesia – Malaysia di sebelah utara Pos TNI AL Sei Pancang, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (15/7/2025), sekitar pukul 10.00 wita.

Speed dengan muatan penuh barang barang tersebut, oleng dan nyaris karam. Barang muatan jatuh dan berhamburan di laut.

Beruntung, kejadian tersebut terpantau Tim Patroli TNI AL yang dengan sigap memberikan pertolongan.

‘’Kejadiannya di perairan Sebatik, perbatasan RI – Malaysia, di koordinat 4°10’11” LU – 117°54’14” BT,’’ ujar Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik, melalui pesan tertulis.

Sejumlah anggota Pangkalan TNI AL Nunukan membantu mengumpulkan barang barang campuran yang mengapung dan tersebar di tengah laut.

Menggunakan speed satuan, mereka juga menarik speed boat yang nyaris karam tersebut ke daratan Dermaga Somel, Sei Pancang, Sebatik.

Diketahui, speed boat tersebut dinakhodai Sulaiman, warga Pulau Sebatik.

‘’Speed boat, nakhoda dan barang barang muatan yang terapung berhasil kita evakuasi semua,’’ ujar Primayantha lagi.

Primayantha menegaskan, penyelamatan speed boat yang nyaris karam di perairan perbatasan RI – Malaysia tersebut, merupakan bentuk respon cepat TNI AL dalam membantu masyarakat maritime. Serta komitmen TNI AL dalam memberikan keamanan dan keselamatan di wilayah perairan perbatasan negara.

“Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Kita juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan dalam berlayar agar setiap kejadian darurat di laut dapat di minimalisir,” imbaunya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara